Detail Cantuman

Image of PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI, DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK, ETIKA PENGGUNA DAN KOMPETENSI PENGGUNA TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN IMPLIKASINYA PADA KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI

Text  

PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI, DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK, ETIKA PENGGUNA DAN KOMPETENSI PENGGUNA TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN IMPLIKASINYA PADA KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI


Struktur organisasi, dukungan manajemen puncak, etika pengguna dan kompetensi
pengguna dapat meningkatkan kualitas sistem informasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007474657 Sri pPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    657 Sri p/R.12.92.15
    Penerbit Fakaultas Ekonomi Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 237 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    657
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Struktur organisasi, dukungan manajemen puncak, etika pengguna dan kompetensi
    pengguna dapat meningkatkan kualitas sistem informasi akuntansi. Berkuaiitasnya
    sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kualitas informasi akuntansi.
    Fenomena yang terjadi pada beberapa organisasi di Indonesia menunjukkan bahwa
    sistem informasi akuntansinya belum terintegrasi secara harmonis sehingga
    berdampak pada belum berkualitasnya informasi akuntansi.

    Maksud penelitian ini adalah untuk mencari kebenaran melalui pengujian
    (konfirmasi) adanya pengaruh struktur organisasi, dukungan manajemen puncak,
    etika pengguna dan kompetensi pengguna terhadap kualitas sistem informasi
    akuntansi serta implikasinya pada kualitas informasi akuntansi. Hasil penelitian
    diharapkan menjadi bukti bahwa model yang ditawarkan dapat menjadi solusi
    pemecahan masalah pada kualitas sistem informasi akuntansi dan kualitas informasi
    akuntansi.

    Data yang digunakan diperoleh melalui survei dengan mendistribusikan kuesioner
    pada 58 Badan Usaha Milik Negara, diolah secara statistik dengan menggunakan
    SEMP LS Metode penelitian menggunakan metode explanatory research, untuk
    mendapatkan jawaban mendasar sebab akibat dengan menganalisa penyebab
    terjadinya masalah pada kualitas sistem informasi akuntansi dan kualitas informasi
    akuntansi.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rnasalah informasi akuntansi yang belum
    berkualitas terjadi karena sistem informasi akuntansi kurang fleksibel, integrasi yang
    kurang harmonis, dan belum memiliki kehandalan yang optimal. Belum
    berkualitasnya sistem informasi akuntansi disebabkan oleh struktur organisasi,
    dukungan manajemen puncak, etika pengguna dan kompetensi pengguna yang belum
    sepenuhnya baik sesuai yang diharapkan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi