Text
KETIDAKBERDAYAAN IBU DALAM MEMANFAATKAN PELAYANAN KESEHATAN (Studi tentang ketidakberdayaan ibu pada saat perawatan hamil dan pasca persalinan di Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah)
Penelitian ini berjudul ketidakberdayaan ibu dalam memanfaatan pelayanan
kesehatan, studi tentang ketidakberdayaan ibu dalam memanfaatkan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010040007476 362.12 Sup k Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362.12 Sup k/R.17.469.3Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xvii, 233 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362.12Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Suparman -
Penelitian ini berjudul ketidakberdayaan ibu dalam memanfaatan pelayanan
kesehatan, studi tentang ketidakberdayaan ibu dalam memanfaatkan pelayanan
kesehatan pada saat perawatan kehamilan, persalinan dan pasca persalinan di
Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian bertujuan untuk
mendiskripsikan dan menganalisis tentang sumber internal dan eksternal pada
ketidakberdayaan ibu. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan teori yang
diungkapkan oleh Solomon (1976) bahwa ketidakberdayaan bersumber dari
internal dan eksternal
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, sedangkan untuk mengkaji
permasalahan penelitian digunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik studi
kasus. Melalui teknik ini diharapkan dapat mengungkapkan sumber internal dan
eksternal yang mendorong terjadi ketidakbedayaan ibu dalam memanfaatkan
pelayanan kesehatan. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam serta studi literatur. Informan penelitian meliputi ibu-ibu
hamil dan atau pernah melahirkan, kader kesehatan, bidan desa, tokoh adat
dianggap memahami informasi yang dibutuhkan
Hasil penelitian ditemukan bahwa ketidakberdayaan ibu dalam memanfaatkan
pelayanan kesehatan bersumber dari internal menyangkut, ketidakmampuan
mengelola emosi di dalam menghadapi realitas sosial perempuan yang berada di
dalam kondisi bias gender, mereka cenderung menerima dan pasrah pada keadaan,
rendahnya pengetahuan manfaat pelayanan dan kesehatan ibu, ketrampilan serta
ekonomi masyarakat yang rendah. Sedangkan ketidakberdayaan bersumber dari
eksternal menyangkut kurangnya dukungan sosial dari lingkungan tetangga dan
pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Kondisi ini juga tidak terlepas dari peran
budayal di dalam memelihara kesehatan ibu hamil dan persalinan yang diperoleh
dari generasi sebelumnya, sehingga ibu lebih memilih pengobatan tradisional.
Dengan demikian intervensi bagi upaya untuk mengurangi ketidakberdayaan maka
diperlukan pemberdayaan yang lebih terintegrasi yang melibatkan individu,
keluarga, organisasi dan masyarakat.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






