Detail Cantuman

Image of PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN RESILIENSI TERHADAP KECENDERUNGAN RELAPSE KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA (THE IMPACT OF SOCIAL SUPPORT AND RESILIENCE TOWARD THE RELAPSE TENDENCY OF DRUG ABUSER)

Text  

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN RESILIENSI TERHADAP KECENDERUNGAN RELAPSE KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA (THE IMPACT OF SOCIAL SUPPORT AND RESILIENCE TOWARD THE RELAPSE TENDENCY OF DRUG ABUSER)


Penelitian tentang "Pengaruh Dukungan Sosial dan Resiliensi Korban
PenyaJahgunaan NAPZA terhadap kecenderungan Relapse adalah penelitian

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007462362.293 Yut pPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600/R.17.482.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.293 Yut p/R.17.482.1
    Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 251 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.293
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang "Pengaruh Dukungan Sosial dan Resiliensi Korban
    PenyaJahgunaan NAPZA terhadap kecenderungan Relapse adalah penelitian
    kuantitatif bertujuan untuk men getahu i sejauh mana pengaruh dukungan sosial
    terhadap resiliensi dan pengaruh resiliensi terhadap kecenderungan relapse korban
    penyalahgunaan NAPZA. Teori yang digunakan adalah teori resiliensi dari Reivitch
    & Shatte, teori dukungan sosial dari House dan Kahn dan kecenderungan relapse

    Responden penelitian sebanyak 66 orang yaitu klien yang sedang mengikuti
    rehabilitasi sosial pada PSPP Galih Pakuan, tidak mengalami dual diagnostik dan
    bersedia dijadikan responden penelitian. Alat pengumpulan data utama menggunakan
    angket untuk ketiga variabel yang diteliti dan untuk melengkapi data dilakukan
    observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah
    analisis jalur (Path Analysis)

    Variabel penelitian meliputi dukungan sosial, resiliensi dan kecenderungan
    relapse. Variabel dukungan sosial dianalisis dengan dimensi, emosional,
    informasional, instrumental dan penilaianlpenghargaan. Variabel resiliensi dianalisis
    dengan dimensi emotional regulation, optimism, impuls control, analysis causal,
    self efficacy, reaching out, dan emphaty. Variabel kecenderungan relapse dianalisis
    dengan dimensi anxiety and intention to use drug, emotional problem, compulsive
    for drug, positive expectancies and lack of control for drug, negative expectancies
    for drug dan insight into one's own drug problem

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh secara
    signifikan terhadap resiliensi korban penyalahgunaan NAPZA, semakin tinggi
    dukungan sosial maka semakin tinggi resiliensi dan resiliensi berpengaruh terhadap
    kecenderungan relapse korban penyalahgunaan NAPZA, semakin tinggi resiliensi
    maka semakin rendah kecenderungan relapse korban penyalahgunaan NAPZA. Pada
    penelitian ini ditemukan, dukungan sosial yang diberikan keluarga di persepsi negatif
    oleh klien sehingga dukungan sosial keluarga tidak meningkatkan resiliensi korban
    penyalahgunaan NAPZA. Berdasarkan temuan tersebut maka peneliti membuat
    sebuah rancangan model Psikoedukasi untuk meningkatkan dukungan sosial dan
    resiliensi korban penyalahgunaan NAPZA dengan tujuan menurunkan kecenderungan
    relapse klien setelah mengikuti proses rehabilitasi sosial.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi