Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Kadar Protein dan Malondialdehid (MDA) Darah Itik Cihateup yang Diberi dan Tanpa Kitosan Iradiasi dalam Kondisi Peneliharaan Minim Air


Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemberian dan tanpa
pemberian kitosan iradiasi terhadap kadar protein dan malondialdehid ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000263Skr.5575Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5575
    Penerbit Fapet Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 63 hlm.: ilus.; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemberian dan tanpa
    pemberian kitosan iradiasi terhadap kadar protein dan malondialdehid (MDA)
    darah itik Cihateup yang dipelihara dalam kondisi minim air serta mengetahui
    seberapa besar pengaruh pemberian dan tanpa pemberian kitosan iradiasi terhadap
    kadar protein dan MDA darah itik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari
    hingga Maret 2017 di Kandang Percobaan Laboratorium Produksi Ternak
    Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Pengujian sampel
    dilakukan di Laboratorium Fisiologi Ternak dan Biokimia Fakultas Peternakan
    Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah
    metode eksperimental dengan menggunakan uji t tidak berpasangan, yaitu P1 =
    itik Cihateup tanpa pemberian kitosan iradiasi dan P2 = itik Cihateup dengan
    pemberian kitosan iradiasi 150 ppm. Terdapat 30 ekor itik Cihateup yang diberi
    perlakuan berupa kitosan iradiasi 150 ppm yang dicampurkan ke dalam ransum
    secara merata dan terdapat 30 ekor itik Cihateup yang hanya diberi ransum tanpa
    pemberian kitosan iradiasi selama 4 minggu pada saat pemberian pakan pagi dan
    sore hari. Sampel darah diambil menggunakan syringe, kemudian dimasukkan ke
    dalam tabung EDTA pada pagi hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    pemberian kitosan iradiasi 150 ppm berpengaruh nyata (P
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi