<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57983">
 <titleInfo>
  <title>Uji potensi antibodi anti-idiotipe kapsid minor human papillomavirus (HPV) tipe 16 yang disolasi dari telur ayam dalam menginduksi antibodi dibandingkan dengan antigen kapsid minor HPV tipe 16 pada mencit galur ddy</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eka Noneng Nawangsih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Kedokteran Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxi, 154 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Vaksin human papillomavirus (HPV) yang beredar saat ini adalah suatu vaksin &#13;
multivalent yang berasal dari virus like particle (VLP) kapsid mayor (L 1) HPV &#13;
yang bersifat spesifik. Kapsid mayor VLP ini tidak dapat menetralisasi silang &#13;
dengan tipe lainnya sehingga produksinya menjadi kompleks. Oleh karena itu, &#13;
perlu dikembangkan altematif imunogen lain yang bersifat menetralisasi silang &#13;
dengan tipe lainnya. Kapsid minor (L2) HPV telah terbukti bersifat netralisasi &#13;
silang dengan HPV tipe lainnya, namun merupakan imunogen yang lemah. &#13;
Sementara itu imunogen yang berasal dari antibodi anti-idiotipe yang diisolasi &#13;
dari telur ayam, terbukti dapat menginduksi antibodi dan bersifat protektif. &#13;
Berdasarkan hal tersebut, dirancanglah penelitian ini dengan tujuan meningkatkan &#13;
imunogenitas L2 HPV tipe 16 dengan metode antibodi anti-idiotipe yang diisolasi &#13;
dari telur ayam. &#13;
&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Antibodi anti­ &#13;
idiotipe L2 HPV-16 (Ab2) yang akan diujikan didapat dengan cara menyuntikkan &#13;
antibodi L2 HPV-16 (Abl) pada ayam strain White Leghorn. Setelah Ab2 &#13;
diisolasi dari telur ayam, dilakukan uji imunogenitas untuk mengetahui &#13;
kemampuannya dalam menginduksi antibodi anti-anti-idiotipe L2 HPV-16 (Ab3) &#13;
pada mencit galur ddY Pada penelitian ini digunakan 30 ekor mencit ddY, yang &#13;
dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, yaitu kelompok yang diinduksi dengan &#13;
NaCl fisiologis (Kl), kelompok yang diinduksi dengan antigen L2 HPV-16 (K2) &#13;
dan kelompok yang diinduksi dengan Ab2 yaitu antibodi anti-idiotipe L2 HPV-16 &#13;
(K3). &#13;
&#13;
Antibodi anti-idiotipe L2 HPV-16 (Ab2) yang merupakan suatu IgY telah &#13;
berhasil diisolasi, berupa protein dengan berat molekul 25 kD (rantai ringan), 65 &#13;
kD (rantai berat) dan 187 kD (IgY utuh). Kadar rata-rata IgY yang diisolasi adalah &#13;
5,609 ± 0,935 mg/ml, sedangkan rata-rata nilai optical density IgY spesifik anti­ &#13;
idiotipe L2 HPV -16 (Ab2) adalah 1.424 ± 0,890. Uji potensi antibodi anti-idiotipe &#13;
(Ab2) pada mencit ddY menunjukkan adanya peningkatan kadar antibodi anti­ &#13;
anti-idiotipe L2 HPV-16 (Ab3) yang signifikan (p=O,OOO; uji Willcoxon) setelah &#13;
perlakuan. Sementara itu, kelompok mencit yang diinduksi dengan antibodi anti­ &#13;
idiotipe L2 HPV -16 Ab2) menunjukkan nilai yang secara signifikan lebih tinggi &#13;
bila dibandingkan dengan kelompok yang diinduksi NaCl fisiologis (p=O,OOO), &#13;
namun sebanding dengan kelompok yang diinduksi antigen L2 HPV-16 (p=O,387; &#13;
uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney). &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa antibodi anti-idiotipe L2 HPV -16 &#13;
(Ab2) bersifat imunogenik dan tingkat imunogenitasnya sebanding dengan &#13;
antigen L2 HPV -16. Perlu penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan &#13;
imunogenitas antibodi anti-idiotipe L2 HPV -16 agar dapat dijadikan sebagai &#13;
imunogen vaksin HPV. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Eka Noneng Nawangsih</note>
 <subject authority="">
  <topic>kapsid minor, HPV-16, anti-idiotipe, telur ayam, m</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 Eka u/R.13.10.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007452</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)</sublocation>
    <shelfLocator>610 Eka u</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>57983</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-21 16:00:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 14:02:10</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>