Detail Cantuman

Image of Aplikasi limbah kulit kopi hasil fermentasi aspergillus niger sebagai campuran ransum puyuh petelur

Text  

Aplikasi limbah kulit kopi hasil fermentasi aspergillus niger sebagai campuran ransum puyuh petelur


Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Temak Unggas, Non
Ruminansia dan Industri Makanan Temak, Fakultas Petemakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007444636.08 Esa aPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.08 Esa a/R.12.5
    Penerbit Fakultas Peternakan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,143 hlm. ; ill. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.08
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Temak Unggas, Non
    Ruminansia dan Industri Makanan Temak, Fakultas Petemakan Universitas
    Padjadjaran Jatinangor - Sumedang. Penelitian telah dilaksanakan dalam tiga
    tahap, yaitu Tahap pertama, fermentasi limbah kulit kopi oleh kapang Aspergillus
    niger, bertujuan untuk menghasilkan LINKOFER(An) sebagai altematif bahan
    pakan campuran ransum puyuh petelur. Tahap kedua, pengukuran nilai retensi
    nitrogen dan energi metabolis LINKOFER(An) produk olahan pilihan penelitian
    tahap pertama, bertujuan untuk menentukan kualitas produk. Penelitian tahap
    ketiga, uji ransum, bertujuan untuk menetapkan besaran penggunaan
    UNKOFER(An) yang optimal melalui pengukuran terhadap performan produksi
    dan kualitas telur puyuh. Penelitian dengan menggunakan metode eksperimen di
    laboratorium dengan raneangan aeak lengkap tersarang, yaitu : Faktor A adalah
    dosis inokulum kapang Aspergillus niger (0,4; 0,6; dan 0,8%), Faktor B adalah
    waktu fermentasi (2 dan 3 hari), masing-rnasing perIakuan diulang sebanyak tiga
    kali. Faktor B tersarang pada faktor A. Pengaruh antar perIakuan diuji dengan
    analisis ragam dan dilanjutkan uji jarak berganda Duncan. Penelitian tahap kedua
    dianalisis dengan menggunakan uji t-student, Penelitian tahap ketiga
    menggunakan Raneangan Aeak Lengkap enam perIakuan LINKOFER(An)
    (0,3,6,9,12, dan 15% dalam ransum), masing-masing diulang sebanyak tiga kali.
    Uji statistik dilakukan dengan sidik ragam, perbedaan pengaruh antar perIakuan
    dilanjutkan uji jarak berganda Dunean. Hasil penelitian pada tahap pertama
    diperoleh bahwa limbah kulit kopi terfermentasi dengan Aspergillus niger dosis
    0,8% selama 3 hari menghasilkan peningkatan kandungan protein kasar dari
    5,63% menjadi 8,79%, penurunan kandungan serat kasar dari 26,7% menjadi
    10,68%, dan penurunan lemak kasar dari 3,43% menjadi 2,69%. Produk
    LINKOFER(An) memiliki nilai retensi nitrogen 84,71% dan energi metabolis
    1937,47 kkal/kg, serta penggunaan LINKOFER(An) pada tingkat 6% dalam ransum
    memberikan performan produksi terbaik (konsumsi ransum: 21,89 g/ekor/hari;
    umur dewasa kelamin: 56 hari; bobot badan dewasa kelamin: 181,50 g/ekor;
    bobot telur: 10,10 glbutir; produksi quail day: 43,58%; dan konversi ransum:
    5,03), dan kualitas telur terbaik (tebal kerabang: 0,186 mm; HU unit: 89,96; dan
    intensitas wama kuning telur ~ 8).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi