<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57968">
 <titleInfo>
  <title>Aplikasi teknologi pengukusan ransum bentuk mash sebagai upaya memperbaiki lingkungan kandang dan performa produksi itik petelur</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Emy Saelan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Peternakan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xix, 138 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian mengenai aplikasi teknologi pengukusan ransum bentuk mesh sebagai &#13;
upaya memperbaiki lingkungan kandang dan perfonna produksi itik petelur telah &#13;
dilaksanakan di Kandang Percobaan dan Laboratorium Produksi Temak Unggas, &#13;
Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang Jawa Barat. &#13;
Penelitian dilakukan dalam 3 tahap yaitu tahap pertama uji proksimat ransum hasil &#13;
pengukusan dengan berbagai level waktu lama pengukusan. Penelitian menggunakan &#13;
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan guna melihat pola kecenderungan masing­ &#13;
masing perlakuan dilakukan uji polinomial ortogonal. Penelitian tahap kedua dan &#13;
ketiga menggunakan uji t-studenttest yaitu X= ransum tanpa pengukusan dan Y = &#13;
ransum hasil pengukusan. Dua puluh ekor itik digunakan untuk penelitian uji nilai &#13;
energi metabolis dan uji kecemaan. Sepuluh ekor itik untuk perlakuan ransum tanpa &#13;
pengukusan dan 10 ekor itik untuk perlakuan ransum hasil pengukusan. Delapan &#13;
puluh ekor itik untuk penelitian tahap ketiga masing-masing 40 ekor untuk perlakuan &#13;
ran sum tanpa pengukusan dan 40 ekor itik untuk ransum hasil pengukusan masing­ &#13;
masing diulang 10 kali dan setiap ulangan terdapat 4 ekor itik. Hasil penelitian tahap &#13;
pertama menunjukkan ransum hasil pengukusan 40 menit pad a temperatur 95°C &#13;
nyata meningkatkan kandungan protein (16,27%), kadar air (23,52%), menurunkan &#13;
kandungan lemak kasar (5,79%), serat kasar (5,38%), meningkatkan kandungan &#13;
karbohidrat (66,28%), Ca (2,65%) dan P(O, 71 %). Hasil penelitian tahap kedua &#13;
menunjukkan nilai rata-rata energi metabolis ransum hasil pengukusan 2684,64 &#13;
kkal/kg berbeda nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility">Emy Saelan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Itik petelur, pengukusan, energi metabolis, kecern</topic>
 </subject>
 <classification>636.08</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>636.08 Emy a/R.20.12.4</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007447</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)</sublocation>
    <shelfLocator>636.08 Emy a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>57968</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-21 15:26:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 11:02:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>