Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA BUMI BERBASIS MITIGASI BENCANA DI KOTA PADANG

Text  

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA BUMI BERBASIS MITIGASI BENCANA DI KOTA PADANG


Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi
Berbasis Mitigasi Bencana di Kota Padang

Disertasi mi bertujuan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007436351.598 137 Ron iPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351.598 137 Ron i/R.17.402.2
    Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 280 hlm. ; ill. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351.598 137
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi
    Berbasis Mitigasi Bencana di Kota Padang

    Disertasi mi bertujuan mendeskripsikan tentang pelaksanaan kebijakan
    penanggulangan bene ana gempa bumi berbasis mitigasi beneana di Kota Padang
    yang belum efektif dilaksanakan. Kota Padang sebagai salah satu kota yang
    memiliki tingkat kerentanan dan kerawanan yang tinggi terhadap aneaman gempa
    bumi tentu saja memerlukan upaya-upaya terhadap pengurangan resiko beneana
    gempa bumi tersebut. Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota
    Padang adalah menjalankan kebijakan penanggulangan beneana didasarkan pada
    Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2008 tentang penanggulangan beneana.Teori yang
    digunakan sebagai rujukan dalam penelitian ini adalah yang dikemukakan oleh
    Gerston (2008) yang mengemukakan bahwa keberhasilan dan kegagalan
    implementasi kebijakan tersebut ditentukan oleh empat faktor yaitu translation
    ability, resources, limited number of player dan accountability. Metode penelitian
    yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif interpretatif,
    dengan sumber data ada dua yaitu data primer dan sekunder, sedangkan analisis
    data menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan
    bahwa implementasi kebijakan penanggulangan beneana gempa bumi yang
    berbasis mitigasi beneana di Kota Padang belum berjalan seeara efektif, hal ini
    disebabkan oleh lemahnya kemampuan personal dan kapasitas dari penyelenggara
    kebijakan dalam menterjemahkan kebijakan ke dalam hal-hal yang bersifat teknis,
    keterbatasan anggaran sehingga mengakibatkan tidak maksimalnya sarana dan
    prasarana yang ada. Selain itu, dissinkronisasi antara stakeholder kebeneanaan
    masih tergolong besar, BPBDPK sebagai leading sector belum mampu
    menjalankan fungsi komando dan koordinasi dengan baik serta lemahnya
    pertanggungjawaban yang dilakukan oleh SKPD terkait. Kesimpulan dari
    penelitian ini adalah aktor pemerintah merupakan unsur yang dominan dan
    memegang peranan strategis dan penting dalam implementasi kebijakan
    penanggulangan beneana gempa bumi berbasis mitigasi bencana. Sehingga dalam
    menjalankan programlkegiatannya melibatkan pihak lain seperti masyarakat dan
    swasta .
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi