Detail Cantuman

Image of NASKAH WAWACAN HADIS IBLIS: KAJIAN MAKNA DAN FUNGSI SOSIAL DISERTAI EDISI TEKS

Text  

NASKAH WAWACAN HADIS IBLIS: KAJIAN MAKNA DAN FUNGSI SOSIAL DISERTAI EDISI TEKS


Disertasi berjudul Naskah Wawacan Hadis Iblis (WHI): Kajian Makna dan
Fungsi Sosial disertai Edisi Teks" ini membahas tentang karya sastra ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007438808.83 Ari nPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 800)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    808.83 Ari n/R.18.38.2
    Penerbit Fakultas Ilmu Budaya Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi, 434 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    808.83
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Disertasi berjudul Naskah Wawacan Hadis Iblis (WHI): Kajian Makna dan
    Fungsi Sosial disertai Edisi Teks" ini membahas tentang karya sastra kuna
    berbentuk naskah. Di dalamnya berisi tentang cerita dialog antara Nabi
    Muhammad dan iblis yang disebutkan terjadi di Masjidil Haram.

    Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan interdisipliner
    dengan memanfaatkan teori filologi untuk penanganan naskah, teori sastra untuk
    analisis makna semiotik teks, dan teori pendidikan untuk analisis tekno-edukatif
    bidang media pendidikan. Ketiga pendekatan teoretis terse but sekaligus
    digunakan untuk mengetahui gambaran mengenai fungsi sosial WHI.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa WHI (PNRI SO.II) merupakan
    naskah salinan yang dari segi teksnya memiliki kesamaan dengan sebagian teks
    Carios Nabi Muhammad sareng Iblis (PNRI SD.48). Sedangkan dari segi
    wacananya memiliki hubungan terbatas dengan Qissatu Iblis versi Arab, Iblis
    Namah versi Hindi, dan Hikayat Iblis dan Nabi Muhammad versi Melayu.
    Sebagai tulisan tangan, teks WHI tidak luput dari kesalahan mekanis berupa omisi
    (12 kasus), adisi (35 kasus), substitusi (10 kasus), dan transposisi (1 kasus). Oleh
    sebab itu, dalam penerbitan ini perlu dilakukan perbaikan teks dengan
    memperhatikan makna leksikal, gramatikal, sintaksikal, patokan pupuh, dan
    prinsip lectio difficilior. Sebagai karya sastra, WHI tergo long unik karena
    menempatkan tokoh iblis yang dikenal sosok antagonis sebagai tokoh sentral.
    Kesan ini muncul dari permainan sudut pandang sastra, dan karenanya bersifat
    fiktif. Adapun dari sisi pendidikan, dengan menggunakan perspektif Kohlberg,
    diketahui bahwa WHI merupakan media pendidikan yang dipandang efektif
    digunakan pada masyarakat moral konvensional yang homogen, yaitu kelompok
    sosial yang telah mampu menerima proses pendidikan melalui pemodelan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi