Skripsi
Perbedaan Lebar Rahang Bawah Antara Suku Batak Dengan Sunda
Rahang bawah adalah salah satu struktur yang menjadi ciri khas suatu suku. Lebar rahang bawah dipengaruhi oleh gen dan lingkungan. Tujuan penelitian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan For1-67 67 614.1 Pur P Jatinangor (forensik) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 614.1 Pur PPenerbit FKG Unpad : ., 2016 Deskripsi Fisik xv, 73hlm; Ilus; 20,1 x 30cm; HardcoverBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110120014Klasifikasi ForensikTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Rahang bawah adalah salah satu struktur yang menjadi ciri khas suatu suku. Lebar rahang bawah dipengaruhi oleh gen dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan membandingkan lebar rahang bawah antara suku Batak dengan Sunda.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian dilakukan pada 20 anggota UKSU ITB dan 20 anggota LSS ITB. Lebar rahang bawah diukur menggunakan metode Raberin yang terdiri dari jarak antar kaninus, antar molar pertama, dan antar molar kedua rahang bawah.
Hasil penelitian pada suku Batak didapat data jarak antar kaninus 27,43 mm, jarak antar molar pertama 48,53 mm, jarak antar molar kedua 57,63 mm. Hasil penelitian pada suku Sunda didapat data jarak antar kaninus 26,57 mm, jarak antar molar pertama 45,36 mm, jarak antar molar kedua 54,14 mm.
Simpulan penelitian menunjukan bahwa lebar rahang bawah antara suku Batak dengan Sunda berbeda diukur dari jarak antar molar pertama dan jarak antar molar kedua, tetapi tidak terdapat perbedaan pada jarak antar kaninus. Lebar rahang bawah pada suku Batak lebih besar dari suku Sunda diukur dari jarak antar molar pertama dan jarak antar molar kedua. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






