<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57463">
 <titleInfo>
  <title>PROSES PEMBENTUKAN IDENTITAS ASEAN :</title>
  <subTitle>PROBLEM DAN PROSPEK</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusran</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 322 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Disertasi ini membahas diskursus pembentukan identitas ASEAN menuju &#13;
penguatan ASEAN. Secara khusus penelitian ini juga membahas penggunaan teori &#13;
Norm Life Cycle dalam pembentukan identitas ASEAN pada pilar ASEAN Sosio­ &#13;
Cultural Community (ASCC). &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan perspektif konstruktivis. Penelitian ini juga &#13;
menggunakan konsep identitas dan norma dalam kajian Hubungan Intemasional. &#13;
Kerangka pemikiran yang digunakan adalah kerangka yang dikembangkan &#13;
Finnemore dan Sikkink (1998) tentang teori Norm Life Cycle dalam pembentukan &#13;
norma dan identitas dalam suatu komunitas. &#13;
&#13;
Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menjelaskan Norm Life &#13;
Cycle sebagai basis teori untuk pembentukan identitas dan mengelaborasi &#13;
penggunaannya dengan memodifikasi dan mengadaptasi sesuai situasi dan kondisi &#13;
diASEAN. &#13;
&#13;
Temuan studi menununjukkan bahwa identitas ASEAN sebenamya &#13;
tersebar di masyarakat ASEAN, hanya saja hingga saat ini belum ada identifikasi &#13;
yang jelas untuk menunjukkan identitas ASEAN. ASEAN perlu melakukan upaya &#13;
untuk membingkai identitas-identitas yang masih cair di tengah masyarakat &#13;
ASEAN agar terwujud sebentuk identitas bersama yang dapat diidentifikasi &#13;
sebagai identitas ASEAN. Dalam studi juga ditemukan kendala-kendala yang &#13;
dihadapi ASEAN dalam pembentukan identitas. Sungguhpun demikian ditemukan &#13;
pula peluang-peluang yang dapat dioptimalkan untuk membentuk identitas &#13;
ASEAN. Studi juga menemukan signifikansi penggunaan Norm Life Cycle dalam &#13;
konstruksi identitas ASEAN. &#13;
&#13;
Melalui elaborasi teori Norm Life Cycle, memodifikasi dan &#13;
mengadaptasinya dalam konteks ASEAN, penelitian ini memunculkan sebentuk &#13;
model verbal yang dapat disimulasikan oleh negara-negara anggota ASEAN untuk &#13;
membentuk identitas bersama ASEAN pada pilar ASCC. Pembentukan identitas &#13;
ASEAN dapat dilakukan melalui formulasi verbal yang diajukan, dengan temuan &#13;
khusus pada pelibatan elit pemerintah untuk setiap tahap konstruksi identitas &#13;
ASEAN. Konstruksi identitas ASEAN akan melalui tiga tahap yaitu norm &#13;
emergence, norm cascade, dan intemalisasi. &#13;
&#13;
Kesimpulan akhir menunjukkan jika tipping point gagasan ideasional yang &#13;
dimunculkan pada tahap norm emergence mencapai konsensus, identitas kolektif &#13;
ASEAN dapat dibentuk. Selanjutnya identitas kolektif akan memasuki tahap norm &#13;
cascade dengan penekanan pada sosialisasi. Pada tahap akhir identitas kolektif &#13;
harus diinterlisasikan agar mencapai 'taken for granted'. Pelibatan elit negara­ &#13;
negara anggota ASEAN akan mendorong kesuksesan konstruksi identitas &#13;
ASEAN. Terbentuknya identitas ASEAN akan berbanding linier dengan &#13;
penguatan ASEAN. Sehingga identitas ASEAN dapat menjaga ASEAN dari &#13;
kerapuhan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Yusran</note>
 <subject authority="">
  <topic>Hubungan Internasional</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASEAN, Pilar Komunitas Sosial Budaya ASEAN, Konstr</topic>
 </subject>
 <classification>327</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 Yus p/R.17.269.7</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007411</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>327 Yus p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>57463</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-11 14:12:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-08 10:35:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>