Text
STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING PADA INDUSTRI KREATIF KERAJINAN BAMBU (Studi pada Sentra Kerajinan Bambu di Jawa Barat)
Disertasi ini adalah hasil penelitian tentang keunggulan bersaing pada industri
kreatif kerajinanhambu di Jawa Barat yang keadaannya masih ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010040007427 338.045 982 4 Enc s Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 338.045 982 4 Enc s/R.17.271.3Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xx, 308 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 338.045 982 4Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Encep Sopandi -
Disertasi ini adalah hasil penelitian tentang keunggulan bersaing pada industri
kreatif kerajinanhambu di Jawa Barat yang keadaannya masih lemah, kurang
memiliki daya saing. Kelemahan disebabkan oleh faktor internal dan kompetensi
kewirausahaan dari para perajin serta daya dukung quadro helix yang belum optimal.
Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah adalah anal is is deskriptif
kualitatif, yaitu pendekatan untuk memahami dan mengintrepretasikan data dengan
eara mendeskripsikan kondisi lapangan, ucapan dan tindakan dari para perajin bambu
pada sentra kerajinan bambu di Jawa Barat. Karakteristik usaha kreatif kerajinan
bambu terdiri dari 5 (lima) karakteristik produk, yaitu: anyaman, mebel bambu, rumah
bambu, alat musik bambu dan aneka kerajinan bambu selain anyaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan bersaing dari karakteristik
usaha produk anyaman bambu dan bebek akar bambu lemah, kioerjanya juga rendah.
Untuk karakteristik usaha mebel/fumitur, rumah bambu clan alat musik bambu daya
saingnya cukup baik, kioerjanya pun cukup baik, namun belum menunjukkan
keunggulan. Perlu strategi untuk meningkatkan keunggulan bersaing dengan
memperkuat potensi internal dan kompetensi kewirausahaan yang terdiri dari:
opportunity competencies, relationship competencies, conceptual competencies,
organizational competencies, strategic competencies dan commitment competencies
dengan quadro helix, yaitu optimalisasi peran dan fungsi pemerintah, dunia usaha,
lembaga pendidikan dan komunitas.
Penguatan faktor internal dan kompetensi kewirausahaan dari para perajin
didukung oleh optimalisasi peran quadro helix adalah model baru untuk strategi
keunggulan bersaing produk kreatif kerajirian bambu di Jawa Barat yang dapat
menciptakan daya saing yang tinggi sehingga berdampak pada keunggulan dan
kinerja yang tinggi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






