Text
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AIR PADA SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH INDIVIDUAL
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AIR
P ADA SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH INDIVIDUAL
(Studi Kasus di Kelurahan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100700085 628.161 Wid a/R.25.292 Perpustakaan Pusat (REF.292) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 628.161 Wid aPenerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik viii,;99 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 628.161 Wid aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab SITI WIDIANINGRUM ( DINA ) -
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AIR
P ADA SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH INDIVIDUAL
(Studi Kasus di Kelurahan Pasteur Kecamatan Sukajadi
Kota Bandung Provinsi Jawa Barat)
ABSTRAK
Pemanfaatan air tanah sebagai sumber air bersih secara individual, masih menjadi
pilihan utama bagi masyarakat. Akan tetapi akses sumber air yang terlindungi sangat
terbatas, karena pencemaran terhadap air tanah di lingkungan permukiman cenderung
meningkat. Kualitas air bersih tidak terlepas dari perilaku pemilik dan kondisi sarana
penyediaan air bersih itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi
dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air pada sarana
penyediaan air bersih individual di Kelurahan Pasteur Kecamatan Sukajadi Kota
Bandung.
Metode yang digunakan adalah metode kuantita dengan explanatory research.
Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuesi er, blanko penilaian inspeksi
sanitasi sarana air bersih, dan studi kepustakaan. Varia bas penelitian meliputi :
pengetahuan, sikap, tindakan, dan tingkat resiko pencemaran sarana air bersih, serta
variabel terikat kualitas air bersih pada sarana penyediaan air bersih individual. Data
penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis jalur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel bebas memberikan pengaruh
yang signifikan dalam menentukan kualitas air bersih pada sarana penyediaan air
bersih individual dengan total pengaruh sebesar 70,9%. Penelitian ini juga
menemukan hubungan bahwa semakin tinggi dukungan faktor perilaku (pengetahuan,
sikap, dan tindakan) pemilik sarana dalam melakukan perlindungan dan pemeliharaan
sarana air bersihnya, akan makin menurunkan resiko pencemaran sarana air bersih,
sehingga kualitas air akan memenuhi syarat mikrobiologis. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






