Detail Cantuman

Image of VALUASI EKONOMI KAWASAN WISATA PANTAI SANTOLO DI KABUPATEN GARUT UNTUK MENYUSUN ARAHAN PERENCANAAN PENGELOLANYA

Text  

VALUASI EKONOMI KAWASAN WISATA PANTAI SANTOLO DI KABUPATEN GARUT UNTUK MENYUSUN ARAHAN PERENCANAAN PENGELOLANYA


VALUASI EKONOMI KA WASAN WISATA PANTAI SANTOLO
DI KABUPATEN GARUT UNTUK MENYUSUN ARABAN
PERENCANAANPENGELOLAANNYA

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700289639.9 Sop p/R.25.342Perpustakaan Pusat (REF.342)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    639.9 Sop p/R.25.342
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;128 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    639.9 Sop p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • VALUASI EKONOMI KA WASAN WISATA PANTAI SANTOLO
    DI KABUPATEN GARUT UNTUK MENYUSUN ARABAN
    PERENCANAANPENGELOLAANNYA

    ABSTRAK

    Terdapat beberapa kegiatan pemanfaatan dan pengelolaan di Kawasan
    Wisata Pantai Santolo (KWPS), baik kegiatan ekstraksi sumber daya alam
    maupun jasa wisata. Kedua aktivitas tersebut menghasilkan nilai ekonomi yang
    mencerminkan nilai dan manfaat sumber daya alam dan lingkungan KWPS.
    Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi berdasarkan nilai guna
    langsung, guna tidak langsung dan nilai keberadaan KWPS. Hasil valuasi
    digunakan untuk membuat arahan perencanaan pengelolaan yang diduga tepat
    untuk KWPS. Penilaian ekonomi menjadi penting sebagai informasi strategis
    yang digunakan pemangku kepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan
    dalam pengelolaan KWPS secara menyeluruh.

    Metode yang digunakan adalah met ode kuantitatif dan kualitatif. Metode
    kuantitatif menggunakan Travel Cost untuk nilai guna langsung, Effect on
    Production untuk nilai guna tidak langsung serta Contingent Valuation untuk nilai
    keberadaan. Sedangkan arahan perencanaan pengelolaan KWPS dirumuskan
    berdasarkan hasil valuasi lingkungan dan dianalisa secara deskripsi kualitatif.

    Hasil penelitian diperoleh nilai wisata alam KWPS sebesar Rp
    19.719.053.500,-/tahun, Rp 10.837.628.000,- masuk secara langsung ke KWPS,
    sisanya pengunjung keluarkan dalam bentuk biaya perjalanan di luar KWPS. Nilai
    guna langsung masyarakat berupa pendapatan hasil kegiatan ekstraksi sebesar Rp
    24.387.984.421,-/tahun. Nilai guna tak langsung diterima masyarakat sebesar Rp
    10.442.880.000, -/tahun. Nihil keberadaan bagi pengunjung sebesar Rp
    12.256.207.353,-/tahun, masyarakat ekstraksi sebesar Rp 4.024.418.237,-/tahun
    serta masyarakat jasa wisata sebesar Rp 4.284. 119.706,-/tahun.

    Hasil penghitungan menunjukkan nilai ekonomi dari kegiatan wisata lebih
    kecil dibandingkan nilai ekonomi dari kegiatan ekstraksi, namun prediksi kedepan
    sampai tahun 2020, diduga meningkat menjadi Rp 28.109.993.280,-, sedangkan
    nilai ekonomi dari kegiatan ekstraksi dianggap tetap. Kegiatan pengelolaan
    lingkungan untuk wisata yang disinergikan dengan kegiatan ekstraksi ramah
    lingkungan diduga potensial diterapkan di KWPS. Karena dapat memacu
    keterlibatan masyarakat sekitar, dan meningkatkan pendapatannya. Arahan
    perencanaan pengelolaan lingkungan KWPS meliputi: (a). Meningkatkan
    pemahaman stakeholders tentang nilai ekonomi KWPS (b). Mensinergikan
    kegiatan ekstraksi untuk mendukung kegiatan wisata (c). Memberdayakan
    ekonomi masyarakat melalui peningkatkan peran serta dalam kegiatan wisata (d).
    Meningkatkan jumlah pengunjung dengan memperhatikan daya dukung kawasan
    (e). Meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung tentang pentingnya
    konservasi sumberdaya alam dan ekosistem kawasan dan (f). Menempatkan
    pengelolaan lingkungan KWPS pada skala yang lebih luas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi