Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Kajian cairan hasil nioproses sebagai Direcy Feed Microbial dalam upaya meningkatkan produktivitas domba lokal.


Tujuan penelitian ini adalah mengkaji cairan hasil bioproses batang pisang
sebagai Direct Fed Microbial (DFM) dalam upaya meningkatkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    THS00309636.3 Mut k ThsPerpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
    THS00324636.3 Mut k ThsPerpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.3 Mut k Ths
    Penerbit Program Pasca Sarjana Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 134 hal.: ilus.; 29 Cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.3
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tujuan penelitian ini adalah mengkaji cairan hasil bioproses batang pisang
    sebagai Direct Fed Microbial (DFM) dalam upaya meningkatkan produktivitas
    domba lokal. Penelitian dilakukan tiga tahap. Tahap pertama mengkaji jenis
    mikroba hasil identifikasi mikroba dari cairan hasil bioproses batang pisang
    menggunakan API test. Objek yang diteliti adalah jenis-jenis mikroba. Tahap
    kedua mengkaji penggunaan DFM pada dua pakan in vitro. Objek yang diamati
    pada tahap penelitian ini adalah fermentabilitas, populasi bakteri dan nilai
    kecernaan. Tahap ketiga mengkaji penggunaan DFM pada dua pakan in vivo.
    Objek yang diamati pada tahap penelitian ini adalah produktivitas domba lokal.
    Metode penelitan tahap pertama menggunakan metode deskriptif. Metode
    penelitian tahap kedua menggunakan metode eksperimental dengan rancangan
    percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor
    pertama yaitu DFM, level: 0, 0.2, 0.4 dan 0.6% dan faktor kedua yaitu dua jenis
    pakan dengan perlakuan tiga kali ulangan. Metode penelitian tahap ketiga
    menggunakan metode eksperimental dengan rancangan percobaan yaitu RAL
    faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu DFM, level: 0, 0.6 dan 0.4% dan
    faktor kedua yaitu dua jenis pakan dengan perlakuan tiga kali ulangan. Hasil
    pengamatan tahap pertama menunjukan bahwa mikroba lokal hasil bioproses
    batang pisang yang diidentifikasi terdapat dua golongan yang terdiri atas bakteri
    (Bacillus licheniformis dan Lactobacillus delbrueckii ssp delbrueckii) dan ragi
    (Cryptococcus terreus, Cryptococcus neoformans, Cryptococcus albidus dan
    Prototheca zopfii). Tahap kedua menunjukan bahwa fermentabilitas, populasi
    bakteri dan nilai kecernaan dipengaruhi faktor DFM 0,6% pada ransum lengkap in
    vitro. Kedua faktor tersebut menunjukan adanya interaksi kecuali pada populasi
    bakteri. Tahap ketiga menunjukan bahwa produktivitas domba lokal dipengaruhi
    faktor DFM 0,6 % pada ransum lengkap, kecuali pada KcBK. Hasil penelitian
    dianalisis menggunakan MANOVA dengan uji lanjutan menggunakan Uji Duncan.
    Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah:
    1) Mikroba-mikroba hasil bioproses batang pisang termasuk kriteria DFM.
    2) DFM pada ransum lengkap meningkatkan nilai Fermentabilitas dan nilai
    kecernaan serta menunjukan adanya interaksi.
    3) DFM 0,6% pada ransum lengkap dapat meningkatkan produktivitas domba
    lokal.
    Kata Kunci: Identifikasi, Bioproses, Direct Fed Microbial, Domba Lokal,
    Produktivitas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi