<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56913">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Terapi Kombinasi Farmakologi dan Zikir terhadap Intensitas Nyeri Dada pada Pasien Sindrom Koroner Akut di IGD RS Al Islam Bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESTIYA DWI PANGESTIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx, 65 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sindrom Koroner Akut memiliki gejala khas yaitu nyeri dada. Nyeri dada &#13;
yang masih berlanjut memiliki dampak, baik secara fisik maupun psikologis. &#13;
Oampak tersebut dapat meningkatkan permintaan oksigen dalam tubuh sehingga &#13;
perlu dilakukan penanganan secara cepat. Penanganan utama nyeri dada &#13;
menggunakan terapi farmakologi namun tidak dapat menurunkan nyeri secara &#13;
optimal, sehingga perlu diberikan terapi tambahan untuk mengoptimalkan &#13;
penurunan nyeri. Salah satu terapi tambahan yang diberikan adalah terapi zikir. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi zikir sebagai terapi &#13;
tambahan terhadap intensitas nyeri dada pada pasien Sindrom Koroner Akut di RS &#13;
AI Islam Bandung. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi experimental dengan &#13;
pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel &#13;
menggunakan Consecutive sampling selama satu bulan dan didapatkan 52 &#13;
responden yang terbagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan &#13;
intervensi. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Pain Rating Scale. Analisa &#13;
data yang digunakan menggunakan uji paired t test untuk menguji perbedaan &#13;
sebelum dan sesudah terapi pada masing-masing kelompok, dan uji independent t &#13;
test untuk mengetahui perbedaan selisih rata-rata penurunan nyeri pada kedua &#13;
kelompok. &#13;
&#13;
Hasil analisis uji paired t test menunjukan terdapat perbedaan penurunan &#13;
nyeri yang signifikan (p value: 0.000) pada kelompok yang diberikan terapi &#13;
farmakologi saja mauoun pada kelompok yang diberikan terapi farmakologi dan &#13;
zikir. Hasil uji independent t test didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan (p &#13;
value: 0.021) rerata penurunan nyeri pada kedua kelompok yang berarti bahwa &#13;
terapi zikir dan farmakologi memiliki penurunan skala nyeri lebih besar &#13;
dibandingkan hanya menggunakan terapi farmakologi saja. &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan kombinasi terapi zikir dan &#13;
farmakologi sebagai terapi tambahan dapat dipertimbangkan untuk diberikan kepada &#13;
pasien SKA khususnya bagi pasien yang beragama Islam.</note>
 <note type="statement of responsibility">DESTIYA DWI PANGESTIKA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan Kritis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Nyeri dada, Sindrom Koroner Akut, Zikir</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Des p/R.22.67.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008061</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.22.67.1)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Des p/R.22.67.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>56913</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-22 10:52:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-09 13:44:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>