<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56908">
 <titleInfo>
  <title>UNSUR AKULTURASI BUDAYA PADA RUMAH TJONG A FIE DI KOTA MEDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rudiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jatinangor</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Budaya Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi, 152 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat Tiongkok mulai berimigrasi ke Indonesia sekitar abad ke 12, &#13;
khususnya di Kota Medan. Mereka turut memperkenalkan agama, seni dan &#13;
budaya kepada masyarakat setempat. 'Unsur Akulturasi Budaya pada Rumah &#13;
Tjong A Fie di Kota Medan' dipilih sebagai judul Tesis dengan tujuan untuk &#13;
mengkaji dan memahami perpaduan budaya yang terdapat pada bangunan &#13;
tersebut. Objek penelitian ini berpusat pada rumah Tjong A Fie, yang terletak di &#13;
jalan Jend. Ahmad Yani No.105 Kesawan Medan. Penelitian ini menggunakan &#13;
teori akulturasi yang diperkenalkan oleh John W. Berry. Sedangkan metode &#13;
penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif Akulturasi adalah &#13;
suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan &#13;
kebudayaan tertentu dihadapkan dengan budaya baru yang datang dari kelompok &#13;
lain. Dari sanalah terjadi perubahan pola kebudayaan yang original, namun tidak &#13;
menyebabkan hilangnya unsur kedua kebudayaan terse but. Perpaduan budaya ini &#13;
dapat dilihat pada rumah Tjong A Fie. Seperti wama kuning yang dominan, &#13;
bentuk lebah bergantung dan bentuk jendela yang menjadi ciri khas arsitektur &#13;
melayu. Unsur budaya Eropa terlihat pada tiang penyangga, lampu hias, meja &#13;
makan, serta ukiran langit-langit pada rumah Tjong A Fie. Unsur budaya &#13;
Tiongkok terdapat pada tiang gapura, patung singa, pintu masuk serta bentuk atap &#13;
yang melengkung.</note>
 <note type="statement of responsibility">Rudiansyah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Akulturasi Budaya; Rumah Tiongkok; Tjong A Fie.</topic>
 </subject>
 <classification>306 Rud u</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>306 Rud u/R.18.46.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008064</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.46.2)</sublocation>
    <shelfLocator>306 Rud u/R.18.46.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>56908</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-22 10:36:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-22 14:01:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>