Detail Cantuman

Image of Piramidisasi Gen Untuk Karakter Komponen Hasil, Umur Genjah, Kualitas Mutu Beras Serta Tahan Terhadap Wereng Cokelat Pada Padi Berdasarkan Marka Molekuler Dan Fenotipik

Text  

Piramidisasi Gen Untuk Karakter Komponen Hasil, Umur Genjah, Kualitas Mutu Beras Serta Tahan Terhadap Wereng Cokelat Pada Padi Berdasarkan Marka Molekuler Dan Fenotipik


Reisyi Rinola Tambunan. 2017. Piramidisasi gen untuk karakter komponen
basil, umur genjah, kualitas mutu beras balk serta ketahanan terhadap ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008066630 Rei p/R.12.11.1Perpustakaan Pusat (REF.112.11.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    630 Rei p/R.12.11.1
    Penerbit Fakultas Pertanian Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 119 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    630
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Reisyi Rinola Tambunan. 2017. Piramidisasi gen untuk karakter komponen
    basil, umur genjah, kualitas mutu beras balk serta ketahanan terhadap
    wereng cokelat pada padi berdasarkan marka molekuler dan fenotipik.
    Dibimbing oleh Noladhi Wicaksana dan Nono Carsono.

    Program pengembangan padi saat ini bertujuan untuk mendapatkan genotip
    dengan beberapa karakter unggul yang memiIiki komponen hasil yang tinggi,
    berumur genjah, kualitas mutu beras yang baik dan tahan terhadap wereng
    cokelat. Perakitan genotip unggul melalui piramidisasi gen diharapkan dapat
    menggabungkan beberapa gen terkait karakter unggul ke dalam satu tanaman
    tunggal, sehingga mampu menjadi solusi atas permasaIahan-permasalahan dalam
    peningkatan produktivtas beras dan kualitas beras yang sesuai dengan keinginan
    dan kebutuhan masyarakat. PeneIitian ini bertujuan menggabungkan karakter
    bobot bulir tinggi, jumlah maIai banyak, malai panjang, umur genjah, kandungan
    amilosa sedang, aromatik dan tahan wereng cokelat melalui upaya piramidisasi.
    Genotip piramidisasi kemudian dianalisis molekuler dengan marka SSR yaitu
    RM282 terpaut gen GW3, RM259 (qPN1), RM3600 (LP1) RM3701 (SP1),
    RM19414 (Hd3), RM7601 (Hd2), RMl90 dan SSIIa (waxy), IFAP dan ESP ifgr),
    RM586 (Bph3 dan bph4), RM8213 (Qbph4 dan bph17(t), serta karakterisasi
    fenotipik terhadap morfoagronomi tanaman padi untuk mengetahui apakah
    karakter yang diinginkan terekspresi pada genotip hasil piramidisasi. Data yang
    diperoIeh dari marka molekuler dan fenotipik selanjutnya dianalisis korelasi untuk
    mengetahui keeratan hubungan antara marka molekuIer dengan fenotipik.
    Sehingga dapat diidentifikasi marka apa saja yang terkait dengan karakter
    morfoagronomi pada genotip piramidisasi. Pada penelitian ini, diperoleh dua belas
    genotip (#9, #15, #16, #19, #20, #22, #23, #24, #25, #26, #27 dan #28) yang
    teridentifikasi memiliki karakter target berdasarkan marka molekuIer dan tiga
    belas genotip (#9, #10, #13, #15, #16, #17, #18, #21, #22, #25, #26, #27 dan #28)
    dengan morfoagronomi yang baik terkait karakter target. Kore1asi yang kuat
    ditunjukkan antara marka R1v1l9414 terhadap umur keluar malai dan marka
    Bradbury terhadap karakter aroma. Sedangkan kore1asi yang rendah ditunjukkan
    antara marka RM259 terhadap jumlah malai, serta marka RM586 dan RM8213
    terhadap kerapatan trikoma. Korelasi yang nyata antara marka molekuIer dengan
    karakter morfoagronomi menunjukkan bahwa marka moIekuler yang digunakan
    dapat menjadi acuan daIam mendeteksi gen target. Piramidisasi berbasis marka
    molekuler dan fenotipik memungkinkan daIam mengkombinasikan beberapa
    karakter yang diinginkan kedalam satu genotip seperti yang dibuktikan daIam
    penelitian ini.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi