Detail Cantuman

Image of Perilaku Komunikasi Remaja Putus Sekolah di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu

Text  

Perilaku Komunikasi Remaja Putus Sekolah di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu


Roman Rezki Utama, 210120130018. Program Magister Ilmu
Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008073302.259 844 31 Rom p/R.21.210.2Perpustakaan Pusat (REF.21.210.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.259 844 31 Rom p/R.21.210.2
    Penerbit Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 166 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.259 844 31
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Roman Rezki Utama, 210120130018. Program Magister Ilmu
    Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini
    berjudul "Perilaku Komunikasi Remaja Putus Sekolah di Kelurahan Tondo
    Kecamatan Mantikulore Kota Palu, Studi Kasus Tentang Perilaku Komunikasi
    Remaja Putus Sekolah Terhadap Orang Tua Maupun Dengan Masyarakat di
    Sekitarnya" dengan pembimbing Dr. Atwar Bajari, M.Si, selaku ketua komisi
    pembimbing dan Dr. Slamet Mulyana, M.I.Kom, selaku anggota komisi
    pembirnbing

    PeneIitian ini dimaksudkan untuk memahami perilaku komunikasi remaja
    putus sekolah dengan keluarga dan masyarakat sekitar di Kelurahan Tondo, Kecamatan
    Mantikulore Kota Palu serta penyebab terjadinya problematika antara remaja putus
    sekolah dengan keluarga serta usahanya untuk bangkit dari pennasalahan tersebut.
    Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi
    kasus. Data. dipeJoJeh dcmgan melakukan wawancara mendalam, observasi, clan
    studi dokumentasi kepada 12 narasumber.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perilaku remaja putus sekolah
    dengan orang tua terdiri dari perilaku komunikasi positif, yaitu kepedulian,
    dukungan, bantuan, motivasi, dan kepercayaan, sedangkan perilaku komunikasi
    negatif berupa kurang interaksi, marah, takut, kecewa, tertutup, pengahaian, dan
    bahkan tidak ada komunikasi sarna sekali. Perilaku komunikasi ini dapat berubah
    dan berkembang setelah rernaja putus sekolah memiliki usah atau pekerjaan, 2)
    Perilaku kornunikasi rernaja putus sekolah dengan masyarakat terdiri dari dua
    jenis, perilaku kornunikasi positif berupa menyapa, dan senyum ketika berternu,
    sedangkan bentuk perilaku komnikasi negatif adalah jarang berinteraksi,
    dicemooh, dihina, dikucilkan dan tidak pernah berkomunikasi. Perilaku tersebut
    tidak berubah dan berkembang baik pada fase sebelum berhenti sekolah, pasca
    putus sekolah hingga saat ini, 3) Para remaja putus sekolah bangkit dari
    masalahnya sehingga bisa memiliki usaha atau pekerjaan disebabkan oleh adanya
    dukungan dan bantuan modal dari orang tua, paksaan dan pennintan orang tua
    untuk ikut mengelola usa ha orang tua, keinginan untuk berubah, keinginan untuk
    membantu orang tua dan kebutuhan akan uang, 4) Remaja putus sekolah
    mempunyai permasalahan dengan orang tuanya karena kurangnya frekuensi
    pertemuan antara remaja putus sekolah dengan orang tua, kurang komunikasi, rasa
    takut, tertutup, kurang perhatian orang tua, serta masa lalu remaja putus sekolah
    yang mernpermalukan orang tua, clan juga trauma" terhadap kekerasan fisik clan
    verbal yang pernah dilakukan oleh orang tua
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi