<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56887">
 <titleInfo>
  <title>PEMISAHAN DISPROSIUM DARI UNSUR TANAH JARANG (UTJ) (Dy-Sm DAN Dy-Eu) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI PELARUT DENGAN LIGAN DIHEKSILDITIOKARBAMAT (DHDTK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Suherman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi, 58 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disprosium merupakan salah satu Unsur Tanah Jarang (UTl) yang banyak diaplikasikan untuk &#13;
teknologi, saat ini dan merupakan bahan baku pada pembuatan contrast agent. Oleh karenanya &#13;
diperlukan metode pemisahan unsur disprosium dari minerainya yang efektif dan efisien. &#13;
Pad a penelitian ini dilakukan simulasi ekstraksi terhadap logam Disprosium dari &#13;
campurannya Samarium dan Europium dengan menggunakan metode ekstraksi pelarut oleh &#13;
ligan diheksilditiokarbamat (DHDTK). Ligan DHDTK sampai saat ini umumnya hanya &#13;
digunakan untuk ekstraksi unsur-unsur logam transisi. Pada sintesis ligan &#13;
diheksilditiokarbamat digunakan peralatan khusus yaitu line-Schlenk. Prinsip kerja alat tersebut &#13;
adalah pengkondisian vakum yang dibantu dengan penggunaan nitrogen cair, selanjutnya dilakukan &#13;
pengaliran gas nitrogen se lama sintesis. Setelah ligan terse but berhasil di sintesis selanjutnya ligan &#13;
tersebut digunakan untuk proses ekstraksi. Larutan disprosium dimasukkan ke gelas kirnia &#13;
ditambahkan buffer pada masing-masing pH 2,3,4 dan 5, kemudian ditambahkan ligan DHDTK &#13;
dalam pelarut Etanol dan pelarut n-heksan, dengan perbandingan volume logam &#13;
disprosium:DHDTK dalam Etanol:n-Heksan adalah 1: 1 :2, dengan perbandingan mol logam dan &#13;
ligan adalah 1:3. Carnpuran ini kemudian diaduk selama 15 menit dipindahkan ke corong pisah &#13;
lalu didiamkan selama 5 menit, lalu dipisahkan fase organik dan air dan fase air dianalisis dengan &#13;
ICP-OES .. Pada penelitian ini diharapkan ligan DHDTK dapat digunakan untuk mengekstraksi &#13;
disprosium dari Unsur Tanah Jarang (UTl). Dari hasil penelitian didapatkan efisiensi ekstraksi (%E) &#13;
carnpuran disprosium-samarium, disprosium sebesar 81,15% dan faktor pemisahannya (a) 4,021, &#13;
selanjutnya hasil stripping (%S) sebesar 81,78%, % rendemen sebesar 81,49% sedangkan persen &#13;
ekstraksi (%E) campuran disprosium-Europium, disprosium sebesar 85,33%, dan faktor &#13;
pemisahannya (a) 2,398, selanjutnya hasil stripping (%S) 85,55%, adapun kemurnian (% &#13;
Rendemen)sebesar 85,33%.</note>
 <note type="statement of responsibility">Agus Suherman</note>
 <subject authority="">
  <topic>disprosium, ekstraksi pelarut, ligan DHDTK, dan IC</topic>
 </subject>
 <classification>540 Agu p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>540 Agu p/R.14.134.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008078</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.134.1)</sublocation>
    <shelfLocator>540 Agu p/R.14.134.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>56887</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-22 09:38:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-22 15:13:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>