Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Imbangan Tepung Kulit Pisang Nangka dengan Rumput terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, dan Mineral terlarut Cairan Rumen Domba secara in Vitro


Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh imbangan tepung kulit
pisang nangka dengan rumput lapang terhadap kecernaan bahan kering, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000258Skr.5571Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5571
    Penerbit Fapet Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 62 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    591.876 1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh imbangan tepung kulit
    pisang nangka dengan rumput lapang terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik
    dan mineral terlarut pada cairan rumen domba secara in vitro. Penelitian dilakukan di
    Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas
    Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan Januari 2017. Penelitian menggunakan
    metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat jenis
    perlakuan (R1 = 10 % kulit pisang nangka + 50 % rumput lapang + 40% konsentrat;
    R2 = 20 % kulit pisang nangka + 40 % rumput lapang + 40% konsentrat; R3 = 30 %
    kulit pisang nangka + 30 % rumput lapang + 40% konsentrat; R4 = 40 % kulit pisang
    nangka + 20 % rumput lapang + 40% konsentrat) dengan lima ulangan. Peubah yang
    diamati adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan mineral terlarut. Hasil
    penelitian adalah imbangan tepung kulit pisang nangka dan rumput lapang memberikan
    pengaruh nyata (P≤0,05) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan mineral
    terlarut. Imbangan tepung kulit pisang nangka dan rumput lapang dengan perbandingan
    30 : 30 (R3) menghasilkan kecernaan bahan kering, bahan organik dan mineral terlarut
    yang tertinggi (P≤0,05) di dalam ransum secara in vitro yaitu 65,84%, 65,30%, dan
    67,34%.
    Kata Kunci : pisang nangka, kulit pisang nangka, kecernaan bahan kering,
    kecernaan bahan organik, mineral
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi