Text
Kerjasama Trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina dalam Mewujudkan Keamanan Kawasan Simpang Perbatasan di sekitar Pulau Miangas
Permasalahan keamanan kawasan persimpangan perbatasan sekitar Pulau
Miangas berbentuk penyanderaan, konflik antara kesultanan Sulu dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008023 327.1 Agu k Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 327.1 Agu k/R.17.110.4Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik ix, 141 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327.1Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab AGUS AL FAUZI -
Permasalahan keamanan kawasan persimpangan perbatasan sekitar Pulau
Miangas berbentuk penyanderaan, konflik antara kesultanan Sulu dan Malaysia, dan
permasalahan garis batas Negara. Ancaman keamanan ini seringkali terjadi dan belum
menunjukkan penyelesaian yang nyata, sehingga perlu upaya terobosan yang efektif
untuk mengatasinya. Hal ini merupakan masalah keamanan yang pelik, unik dan
berlarut. Permasalahan keamanan yang pelik, unik dan berlarut akan efektif diatasi oleh
kerjasama trilateral. Kerjasama trilateral merupakan bentuk kerjasama antara Negara
Indonesia, Malaysia dan Filipina untuk membahas situasi keamanan maritim di kawasan
tiga negara tersebut.
Penelitian ini secara khusus untuk mendapatkan pemahaman mengenai
permasalahan keamanan kawasan di sekitar pulau Miangas dan mengkaji solusi dari
permasalahan terse but yang melibatkan negara Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian
lapangan dan studi kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan melakukan
wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang menguasai tema yang diangkat.
Dalam studi kepustakaan, data dan informasi dikumpulkan melalui penelitian
dokumentasi dan dianalisis secara mendalam berdasarkan metode kualitatif.
Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data dalam penelitian ini, maka
dapat disimpulkan bahwa kerjasama trilateral memiliki fungsi sebagai Inisiator,
mediator dan fasilitator bagi tiga Negara dalam mewujudkan keamanan kawasan
simpang perbatasan. Realisasi kerjasama ini melalui joint statement berupa komitmen
tiga negara untuk menjaga keamanan di kawasan, stabilitas kegiatan ekonomi dan
pergerakan masyarakat tiga negara di kawasan itu. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






