Detail Cantuman

Image of KUASA PEREMPUAN BURUH INDUSTRI BULU MATA PALSU (Kajian Etnografi di Desa Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga-Jawa Tengah)

Text  

KUASA PEREMPUAN BURUH INDUSTRI BULU MATA PALSU (Kajian Etnografi di Desa Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga-Jawa Tengah)


Tesis ini mengenai perempuan buruh industri bulu mata palsu dan
kuasanya di dalam ruang pabrik, domestik, dan sosial. Sampai saat ini, kajian ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008026301 Nur kPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 Nur k/R.17.8.3
    Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 198 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini mengenai perempuan buruh industri bulu mata palsu dan
    kuasanya di dalam ruang pabrik, domestik, dan sosial. Sampai saat ini, kajian
    tentang perempuan buruh tetap menarik karena peran domestik yang melekat
    membuat perempuan memiliki peran ganda yang berbeda dengan buruh laki-Iaki.
    Selain itu, penempatan perempuan dalam wilayah domestik membuat "buruh"
    menjadi pekerjaan yang invisible karena diperhitungkan sebagai kerja sampingan
    dan tidak selalu dihitung secara statistik. Penelitian tentang perempuan dalam
    keluarga dan industri juga menjadi kajian yang menarik karena keluarga dan
    pabrik merupakan dua tempat aktualisasi diri perempuan yang saling
    mempengaruhi.

    Penelitian ini membatasi pengertian kuasa sebagai kemampuan perempuan
    dalam melakukan sesuatu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
    kualitatif dengan pendekatan etnografi. Etnografi ini menggali data melalui
    observasi partispatif dan wawancara mendalam terhadap empat keluarga
    perempuan buruh di Desa Pasunggingan, Purbalingga. Data penelitian kemudian
    dianalisis menggunakan Analisis Gender Model Harvard yang secara khusus
    melihat pembagian kerja di dalam keluarga, akses dan kontrol perempuan
    terhadap barang berharga dan proses pengambilan keputusan.

    Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa masuknya pabrik bulu mata
    palsu dalam kehidupan masyarakat Pasunggingan membawa perubahan pada pola
    hidup masyarakatnya, khususnya perempuan buruh dan keluarganya. Pabrik
    menarik perempuan dari pertanian dan perantauan melalui tawaran sistem kerja
    tanpa seleksi dan upah yang rutin. Pabrik bulu mata palsu kemudian menjadi
    ruang perempuan membangun jaringan sosial dan ekonomi. Dampaknya, modal
    sosial dan ekonomi yang perempuan bangun dari pabrik menjadi modal
    perempuan dalam membangun kekuatan di wilayah domestik.

    Hal lain yang terjadi pada pola hidup masyarakat Pasunggingan setelah
    perempuan masuk ke dalam pabrik adalah terbukanya rumah tangga ke dalam
    ruang yang lebih luas. Perempuan menjalankan fungsi reproduksi dengan
    melibatkan orang lain di luar anggota rumah tangga dengan membawa pekerjaan
    domestik ke dalam pabrik. Perempuan juga melibatkan orang lain di luar keluarga
    dalam menjalankan fungsi keluarga khususnya fungsi pendidikan dan sosialisasi
    kepada anak. Hal ini terjadi karena nilai budaya dan agama masyarakat
    melekatkan pekerjaan domestik sebagai tanggung jawab perempuan (perempuan
    tidak dapat menarik laki-Iaki ke dalam wilayah domestik). Selain itu, penghasilan
    perempuan dari pabrik menempatkan perempuan sebagai penopang ekonomi
    keluarga dan menempatkan perempuan dalam posisi yang penting pada setiap
    pengambilan keputusan di dalam keluarga. Penghasilan perempuan dari pabrik
    juga membuat perempuan memiliki kemampuan membayar dana sosial dalam
    kegiatan sosial masyarakat sehingga esksitensi keluarga dalam lingkup sosial
    dapat terjaga.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi