<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56614">
 <titleInfo>
  <title>TRADISI UPACARA ADAT HULUWOTAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN PASIRJAMBU KABUPATEN BANDUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nina Merlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi, 93 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tesis ini membahas tentang upacara huluwotan di Desa Mekarsari Kabupaten &#13;
Bandung. Upacara huluwotan atau dalam bahasa 'lokal disebut hajat huluwotan &#13;
merupakan salah satu tradisi yang berkembang di Tanah Sunda, khususnya di &#13;
beberapa wilayah yang secara geografis berada di wilayah pegunungan. Di antara &#13;
wilayah tersebut, hajat huluwotan atau upacara huluwotan merupakan kegiatan ritual &#13;
yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali, tepatnya setiap bulan silih mulud atau &#13;
bulan Rabi'ul Akhir dalam kalender Islam. Kegiatan ini merupakan tradisi &#13;
masyarakat Gambung yang sudah turun temurun. Upacara ini mernpakan satu bentuk &#13;
cacarekan atau nazar (hajat) leluhur, yang pada saat itu masyarakat Kampung &#13;
Gambung kesulitan air bersih. Kampung Gambung terletak di wilayah pegunungan &#13;
bagian selatan Bandung, tepatnya di antara Gunung Tilu dan Gunung Geulis, yang &#13;
secara administratif masuk dalam Desa Mekarsari, Kecamatan Pasir Jambu, &#13;
Kabupaten Bandung. Penelitian tentang upacara huluwotan dikaji dengan &#13;
menggunakan teori teori komodifikasi. Melalui teori komodifikasi, upacara &#13;
huluwotan dipandang sebagai komoditas yang dibentuk melalui kepentingan ekonomi &#13;
dan politik, terlepas dari nilai positif dan negatif yang ditimbulkan. &#13;
&#13;
Penelitian ini didesain dengan metode kualitatif. Metode ini melibatkan &#13;
peneliti dalam pengalaman secara langsung dengan informan di lapangan, serta &#13;
desain pengumpulan data yang memberikan ruang lebih bagi informan. Informan &#13;
dipilih melalui purposeful sampling dengan unit analisis warga masyarakat Desa &#13;
Mekarsari. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara huluwotan mengalami &#13;
komodifikasi melalui program Desa Wisata yang berdampak pada dinamika ekonomi &#13;
dan politik di Desa Mekarsari. Dampak ekonomi terlihat pada orientasi upacara adat &#13;
yang dikembangkan menjadi komoditas wisata sehingga tatacara ritual berkembang &#13;
dan pendanaan acara setidaknya ikut juga berubah menjadi sponsorship pernsahaan. &#13;
Sedangkan dampak politik teilihat pada saat pengelolaan upacara huluwotan menjadi &#13;
tanggung jawab Kepala Desa. Kekuasaan untuk menunjuk pemimpin adat upacara &#13;
huluwotan ada pada Kepala Desa. &#13;
&#13;
Dinamika ekonomi dan politik terse but turnt menghasilkan pemaknaan barn di &#13;
kalangan masyarakat karena pemimpin adat saat ini merekonstruksi sejarah dan &#13;
simbol upacara 'huluwotan sehingga menimbulkan kontra dari pemimpin adat &#13;
sebelumnya. Kendati demikian, pemaknaan baru tersebutlah yang melengkapi &#13;
keunikan upacara huluwotan untuk menjadi komoditas wisata sehingga upacara &#13;
huluwotan terus bertahan dan berkembang di Desa Mekarsari. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Nina Merlina</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Antropologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Huluwotan, Desa Mekarsari, Gambung</topic>
 </subject>
 <classification>392.598 2431</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>392.598 2431 Nin t/R.17.202.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008048</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>392.598 2431 Nin t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>56614</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-16 09:51:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 07:29:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>