Detail Cantuman

Image of RETENSI PUSTAKAWAN (Studi Fenomenologi Pada Pustakawan Perguruan Tinggi di Pekalongan)

Text  

RETENSI PUSTAKAWAN (Studi Fenomenologi Pada Pustakawan Perguruan Tinggi di Pekalongan)


RETENSI PUSTAKA w AN

'(Studi Fenomeno!ogi Pada Pustakawan Perguruan Tinggi Pekalongan)

Muhammad Rasyid Ridlo I

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008049020.598 263 3 Muh r/R.21.38.1Perpustakaan Pusat (REF.21.38.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    020.598 263 3 Muh r/R.21.38.1
    Penerbit Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    vii, 117 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    020.598 263 3
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • RETENSI PUSTAKA w AN

    '(Studi Fenomeno!ogi Pada Pustakawan Perguruan Tinggi Pekalongan)

    Muhammad Rasyid Ridlo I

    'Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran
    rasyidridlo28@gmail.com

    •••.•• &"'~" - Manajemen retensi adalah cara mempertahankan karvawan agar tidak pindah ke
    i lain. Berdasarkan pengamatan penulis didapatkan perpustakaan perguruan tinggi
    ongan belum maksimal menerapakan manajemen retensi dan hal ini dibuktikan dengan
    seringnya keluar-masuk pustakawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena
    aan retensi, motif retensi dan upaya dari kepala perpustakaan dalam mempertahankan
    Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tehnik
    pulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap empat orang
    an yang kategorinya adalah kepala perpustakaan. Hasil penelitian adalah makna retensi
    didapatkan dari empat informan berbeda-beda vang dimana makna retensi merupakan

    penahanan yang dilakukan kepala perpustakaan dan pemimpin tertinggi. Motif yang
    tkan dari daya retensi adalah terdapat tiga perpustakaan dengan daya retensi rendah yang
    an kurangnya kerjasama antara kepala perpustakaan dan pihak perguruan tinggi

    gkan hanya satu perpustakaan yang memiliki daya retensi tinggi yaitu adanya kerjasama
    perpustakaan dengan perguruan tinggi. Upaya yang dilakukan dari empat perpustakaan
    membuat hal yang baru diluar perpustakaan (perpustakaan binaaan). Uraian diatas dapat
    pulkan bahwa perpustakaan perguruan tinggi di Pekalongan lebih banyak yang memiliki
    retensi yang rendah. Hal tersebut dikarenakan kurangnya rasa memiliki dari pihak

    inan perguruan tinggi terhadap perpustakaan yang dinaunginyan serta buruknya
    . asi antar kepala perpustakaan dan pimpinan perguruan tinggi yang menaungi
    takaan terse but.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi