Detail Cantuman

Image of Rancangan intervensi dengan menggunakan prinsip-prinsip acceptance and commitment therapy untuk menurunkan derajat parenting stress pada ibu yang memiliki anak mild intellectual disability dengan usia 6-12 tahun

Text  

Rancangan intervensi dengan menggunakan prinsip-prinsip acceptance and commitment therapy untuk menurunkan derajat parenting stress pada ibu yang memiliki anak mild intellectual disability dengan usia 6-12 tahun


Rahayu Oktama Wardani. 2017: Rancangan Intervensi dengan
Menggunakan Prinsip-Prinsip Acceptance and Commitment Therapy untuk

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008001150 Rah r/R.19.1.14Perpustakaan Pusat (REF.19.1.14)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    150 Rah r/R.19.1.14
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 216 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    150
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Rahayu Oktama Wardani. 2017: Rancangan Intervensi dengan
    Menggunakan Prinsip-Prinsip Acceptance and Commitment Therapy untuk
    Menurunkan Derajat Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Mild
    Intellectual Disability deogao usia 6-12 tahuo

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh suatu program intervensi
    dengan menggunakan prinsip-prinsip Acceptance and Commitment Therapy
    (ACT) yang dapat menurunkan derajat parenting stres pada ibu yang memiliki
    anak mild intellectual disability berusia 6-12 tahun.

    Pada penelitian ini, setelah dilakukan perancangan modul intervensi ACT yang
    divalidasi oleh para expert reviewer, diperoleh modul yang dapat digunakan untuk
    menurunkanparenting stress ibu yang memiliki anak intellectual disability.
    Setelah melakukan perancangan modul, dilakukan uji coba modul dengan
    menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest One­
    Group Design. Pada penelitian ini dilibatkan dua partisipan yang merupakan ibu
    dari anak mild intellectual disability yang diperoleh dengan menggunakan teknik
    purposive sampling. Data diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan alat
    ukur berupa kuesioner. Alat ukur yang digunakan yaitu Parenting Stress Scale
    (untuk mengukur derajat parenting stress) dan Acceptance and Action
    Questionnaire (untuk mengukur derajat psychological flexibility). Dari data
    kuantitatif hasil uji coba modul, terlihat penurunan skor pada pengukuran
    parenting stress dan peningkatan psychological flexibility pada kedua partisipan.
    Data kualitatif memperlihatkan bahwa ACT dapat membantu partisipan yang
    awalnya kurang fleksibel dalam menghadapi stressor dengan cara penghindaran,
    menjadi lebih fleksibel dengan menerima pengalaman yang tidak menyenangkan
    dan membuat langkah konstruktif sesuai dengan nilai hidupnya. Penerimaan dan
    komitmen yang dibentuk ini dapat meningkatkan sumber daya partisipan untuk
    memenuhi tuntutan sebagai ibu dengan anak mild ID, sehingga dapat menurunkan
    derajat parenting stressnya. Dengan demikian, modul ini dapat digunakan untuk
    menurunkan derajat parenting stress. Sebagai bahan evaluasi, maka perlu dikaji
    kembali mengenai kriteria partisipan, elemen perancangan strategi instruksional
    dan perancangan pesan sebagai bahan pengembangan penelitian lanjutan dengan
    topik yang serupa di masa yang akan datang.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi