Detail Cantuman

Image of RELASI ANTARTOKOH DALAM PERSPEKTIF ORGANISASI SOSIAL KEAGAMAAN PADA NOVEL KAMBING DAN HUJAN KARYA MAHFUD IKHWAN DAN NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI

Text  

RELASI ANTARTOKOH DALAM PERSPEKTIF ORGANISASI SOSIAL KEAGAMAAN PADA NOVEL KAMBING DAN HUJAN KARYA MAHFUD IKHWAN DAN NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI


Tesis ini meneliti relasi antartokoh yang dikerangkai oleh organisasi sosial
keagamaan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008012813 Hil r/R.18.239.6Perpustakaan Pusat (REF.18.239.6)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    813 Hil r/R.18.239.6
    Penerbit Fakultas Ilmu Budaya Unpad : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    viii, 95 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    813 Hil r
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini meneliti relasi antartokoh yang dikerangkai oleh organisasi sosial
    keagamaan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan dan novel
    Maryam karya Okky Madasari. Bentuk-bentuk relasi antartokoh di dalam narasi
    ditunjukkan dalam hubungan percintaan dan hubungan keluarga, serta relasi
    kolektif antarkelompok keagamaan. Representasi berbagai relasi tersebut
    dipengaruhi oleh manifestasi ideologi kelompok keagamaan yang menjadi afiliasi
    para tokoh. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam kedua
    novel ini yaitu strategi naratif yang dikemukakan oleh Bal danFludemik dan teori
    yang berkenaan dengan ideologi dan kuasa yang dipaparkan oleh Althusser dan
    Foucault. Saya menganalisis relasi antartokoh yang ditampilkan dalam berbagai
    ranah dan juga upaya negosiasi yang dilakukan oleh para tokoh dalam perspektif
    organisasi sosial keagamaan. Bentuk penggambaran negosiasi yang diupayakan di
    antaranya mendamaikan hubungan persahabatan yang renggang karena afiliasi
    organisasi agama yang berbeda, konstruksi pemikahan sesama anggota kelompok
    keagamaan, dan pelaksanaan aktivitas keagamaan dalam relasi yang berbeda
    ormas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi