Text
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERLAMBATAN KELUARGA MEMBAWA PASIEN MALARIA KE IGD RSUD YOWARI KABUPATEN JAYAPURA
Tingginya angka kematian akibat malaria masih cukup tinggi salah
satunya adalah keluarga membawa pasien ke IGD sudah dalam keadaan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008016 610.73 Puj a/R.22.174.1 Perpustakaan Pusat (REF.22.174.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Puj a/R.22.174.1Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xvi, 89 hlm. ; ill. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab PUJI RAHAYU -
Tingginya angka kematian akibat malaria masih cukup tinggi salah
satunya adalah keluarga membawa pasien ke IGD sudah dalam keadaan kritis.
Malaria sangat memengaruhi tingginya angka kematian bayi, balita dan ibu hamil.
Berbagai faktor diduga berperan terhadap keterlambatan penanganan pasien
malaria sehingga berkontribusi terhadap angka kematian yang cukup tinggi.
Faktor keterlambatan tersebut terdiri dari faktor pengetahuan keluarga, faktor
tindakan pertama yang dilakukan keluarga terhadap tanda dan gelaja malaria,
waktu tempuh ke rumah sakit dan faktor alat transportasi yang digunakan
keluarga membawa pasien malaria ke IGD.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
berhubungan dengan keterlambatan keluarga membawa pasien malaria ke IGD
RSUD Y owari Kabupaten Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan rancangan analitic-correlation, dengan metode potong lintang
terhadap keterlambatan keluarga dengan menggunakan kuesioner Penelitian ini di
lakukan selama bulan April-Mei 2017 di IGD RSUD Yowari Kabupaten
Jayapura. Hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan skala Guttman dan
uji korelasi Spearman.
Dari 45 responden diketahui bahwa ada hubungan moderat searah antara
pengetahuan (p= 0,019) dan tindakan pertama yang dilakukan keluarga (p =
0,019), sedangkan untuk faktor waktu tempuh (p = 0,206) dan alat transportasi (p
= 0,671) tidak ada hubungan terhadap keterlambatan keluarga membawa pasien
malaria ke IGD. Faktor yang paling berhubungan dengan keterlambatan keluarga
dalam membawa pasien malaria ke IGD RSUD Y owari Kabupaten Jayapura yaitu
faktor pengetahuan karena masih banyak keluarga yang memiliki pengetahuan
yang kurang, dimana keluarga tidak mengetahui tanda dan gejala dari malaria
(53,1%).
Pemerintah Kabupaten Jayapura perlu meningkatkan pengetahuan
masyarakat tentang malaria melalui penyuluhan kesehatan yang terpadu agar
dapat mengurangi keterlambatan keluarga membawa pasien yang diduga malaria
ke pelayanan kesehatan terdekat. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






