Detail Cantuman

Image of Implementasi Kebijakan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Cicadas Kota Bandung

Text  

Implementasi Kebijakan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Cicadas Kota Bandung


Dalam upaya menata dan membina pedagang kaki lima (PKL) di Kota
Bandung, Pemerintah Kota Bandung membentuk tim Satuan Tugas Khusus

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007961351 Adi i/R.17.114.2Perpustakaan Pusat (REF.17.114.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Adi i/R.17.114.2
    Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 141 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam upaya menata dan membina pedagang kaki lima (PKL) di Kota
    Bandung, Pemerintah Kota Bandung membentuk tim Satuan Tugas Khusus
    (Satgasus) untuk menangani fenomena PKL yang ada di Kota Bandung.
    Penelitian ini dikhususkan pada pembahasan mengenai implementasi kebijakan
    relokasi PKL di kawasan Cicadas, Kota Bandung. Sepanjang masa kepemimpinan
    beberapa walikota, semenjak Walikota AA Tarmana hingga Ridwan Kamil,
    fenomena PKL di Kawasan Cicadas belum terselesaikan sehingga menjadi alasan
    bagi peneliti untuk mengkaji lebih jauh tentang bagaimana implementasi
    kebijakan relokasi tersebut dilaksanakan. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti
    tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: "Implementasi Kebijakan
    Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Cicadas".

    Acuan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori
    implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Mazmanian dan Sabatier (1983)
    yang terdiri dari: mudah tidaknya masalah yang akan digarap; kemampuan
    kebijakan menstrukturkan proses implementasi secara tepat; variabel di luar
    perundangan yang memengaruhi implementasi.

    Berdasarkan karakteristik objek penelitian, metode yang digunakan dalam
    penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dalam hal ini peneliti menjadi
    instrumen penelitian. Informan penelitian terdiri dari tim Satgasus beserta aparat
    kewilayahan, dalam hal ini Kecamatan Cibeunying Kidul, dan PKL. Teknik
    pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi
    kepustakaan. Teknik validasi data menggunakan teknik penyajian informasi,
    reduksi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi,

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan relokasi
    PKL didasarkan pada konteks mudah tidaknya masalah yang akan digarap karena
    fenomena ini bersifat multidimensi dan harus dilihat dari sudut pandang
    karakteristik permasalahan yang timbul; didasarkan pada kemampuan kebijakan
    menstrukturkan proses implementasi sehingga tim Satgasus mampu
    mengimplementasikan kebijakan yang berlaku dan menderivasikan kebijakan
    secara tepat; didasarkan pada variabel di luar perundangan yang memengaruhi
    implementasi kebijakan karena adanya kondisi ekstemal yang berpengaruh
    terhadap pelaksanaan implementasi kebijakan tersebut. Kondisi kemiskinan
    ekonorni dan kondisi keamanan memengaruhi pelaksanaan kebijakan. Se lain itu,
    terdapat faktor-faktor lain, seperti kepentingan politik dan ketersediaan lahan
    lokasi pemindahan yang terhambat akibat belum adanya kesepakatan antara
    Pemerintah Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini PD Jawi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi