<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56211">
 <titleInfo>
  <title>Rancangan pelatihan komunikasi intim untuk meningkatkan kemampuan komunikasi intim pada pasangan dengan usia pernikahan 0-2 tahun</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rini Dwi Wulansari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikologi UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv, 250 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi &#13;
intim pasangan dengan usia pemikahan 0-2 tabun. Berdasarkan hasil asesmen &#13;
awal, di tabui bahwa pasangan menikah masih belum emiliki kemampuan &#13;
komunikasi intim yang baik, terlihat dari keempat dimensi munikasi intim yang &#13;
masih belum dipenuhi dengan baik, yaitu dimensi sharing the self, affirming the &#13;
other, becoming one, dan transcending one. Kurangnya kemampuan komunikasi &#13;
intim diantara pasangan dapat menurunkan keharmonisan diantara pasangan, &#13;
hingga berakibat pada adanya perceraian. Berdasarkan hal terse but, peneliti &#13;
tertarik untuk membuat rancangan pelatihan komunikasi intim untuk &#13;
meningkatkan kemampuan komunikasi intim pasangan dengan usia pemikahan &#13;
0-2 tahun. &#13;
&#13;
Kegiatan pelatihan dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu (1) Studi &#13;
pendahuluan yaitu saat melakukan asesmen, identifikasi masalah, dan peninjauan &#13;
secara teoritis; (2) Perancangan pelatihan menggunakan pendekatan experiential &#13;
learning; dan (3) Uji coba pelatihan untuk melakukan evaluasi terhadap &#13;
rancangan pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental &#13;
dengan desain one group pretest-posttest untuk melihat peningkatan kemampuan &#13;
komunikasi intim pasangan dengan usia pemikahan 0-2 tahun sebelum dan setelah &#13;
dilakukan pelatihan. Subjek dalam uji coba pelatihan ini a lah 3 pasangan (6 &#13;
partisipan). Penelitian ini menggunakan 3 alat ukur, yaitu esioner, wawancara, &#13;
dan observasi pada setiap partisipan di seluruh pasangan. Pengolahan data hasil &#13;
kuesioner dilakukan dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon, sedangkan &#13;
pengolahan hasil wawancara dan observasi dilakukan melalui analisis deskriptif. &#13;
&#13;
Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan &#13;
komunikasi intim pada ketiga pasangan (6 partisipan), yang terlihat dari hasil skor &#13;
kuesioner sebelum dan setelah pelatihan, serta hasil analisis deskriptif dari &#13;
wawancara dan observasi mengenai keempat dimensi komunikasi intim. Evaluasi &#13;
rancangan pelatihan juga menunjukka bahwa modul pelatihan dapat diterapkan &#13;
dengan baik pada ketiga pasangan. 0 eh karena itu, dapat disimpulkan b wa &#13;
rancangan pelatihan komunikasi intim dapat meningkatkan kemamp &#13;
komunikasi intim ketiga pasangan dengan usia pernikahan 0-2 tabun. &#13;
&#13;
Beberapa hal yang teridentifikasi dapat meningkatkan kemampuan &#13;
komunikasi intim adalah kesesuaian materi pelatihan dengan permasalahan yang &#13;
dihadapi oleh pasangan sehingga materinya menjadi lebih menarik, metode &#13;
experiential learning yang memberikan insight, dorongan partisipan untuk &#13;
berubah dan memperbaiki kemampuan komunikasi intim yang dimiliki, sikap &#13;
antusias partisipan untuk mengikuti pelatihan, serta keaktifan partisipan selama &#13;
proses pelatihan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Rini Dwi Wulansari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pemikahan, Komunikasi intim.</topic>
 </subject>
 <classification>155.6 Rim r</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.6 Rim r/R.19.136.4</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007980</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.136.4)</sublocation>
    <shelfLocator>155.6 Rim r/R.19.136.4</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>56211</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-06 09:08:12</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-21 09:18:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>