Detail Cantuman

Image of Intervensi padjadjaran memory rehearsal application (PMRA) untuk meningkatkan fungsi working memory pada individu dengan mild intelectual disability usia mental 10-12 tahun

Text  

Intervensi padjadjaran memory rehearsal application (PMRA) untuk meningkatkan fungsi working memory pada individu dengan mild intelectual disability usia mental 10-12 tahun


A milia Mayang Puri Rachman* 1904.2014.0026. INTERVENSI
PADJADJARAN MEMORY REHEARSA APPLICATION (PM RA) UNTUK
MENINGKATKAN FUNGSI ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007984155.4 Ami i/R.19.33.1Perpustakaan Pusat (REF.19.33.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.4 Ami i/R.19.33.1
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 167 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.4 Ami i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • A milia Mayang Puri Rachman* 1904.2014.0026. INTERVENSI
    PADJADJARAN MEMORY REHEARSA APPLICATION (PM RA) UNTUK
    MENINGKATKAN FUNGSI WORKI MEMORY PADA INDIVIDU
    DENGAN MILD INTELLECTUAL DISABILITY USIA MENTAL 10-12
    TAHUN.

    Pembimbing: Dra. Lenny Kendhawati. M Si & Esti Wungu, Psi, M. Ed

    Penelitian ini merupakan pengembangan dari dua penelitian sebelumnya
    mengenai optima si working memory (WM) pada anak mild intellectual disability
    (MID) menggunakan Padjadjaran Memory Rehearsal Application (PMRA) berupa
    latihan menggunakan komputer yang telah dirancang oleh Puspita dan Arie nti
    (2015). Hasil dari kedua penelitian tersebut mengatakan bahwa teriadi
    peningkatan fungsi WM pada anak MID usia mental 4 - 8 tahun setelah dibe ikan
    PMRA selama 20 sesi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa fungsi WM ada
    individu MID berada di bawah individu tipikal dengan usia kronologis yang ma.
    Meskipun demikian fungsi WM dapat ditingkatkan dengan latihan yang be ang.
    PMRA merupakan sebuah alat intervensi untuk meningkatkan WM pada MID
    berupa latihan menggunakan aplikasi komputer yang diberikan selama 2p sesi
    latihan. Perkembangan fungsi WM pad a tahap remaja dikatakan penting karena
    WM berkembang dua kali lipat pada usia 10- 16 tahun ( an der Molen, 2014).
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat apakah PMRA dapat digunakan
    sebagai alat intervensi dalam meningkatkan WM pada individu MID usia mental
    10 -12 tahun.

    Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan desain within­
    subjects. Partisipan merupakan individu MID usia mental 10- 12 tahun sebanyak
    4· partisipan. PMRA diberikan selama 20 sesi pada masing-masing partisipan
    dengan 1 sesi perhari. Pada tiap sesi latihan menggunakan PMRA, partisipan
    diminta untuk mengerjakan subtes verbal working memory dan visuo-spatial
    working memory secara bergantian.

    Hasil Uji Nonnalitas didapatkan hasil bahwa sebaran data mempunyai
    distribusi yang tidak nonnal. Analisis sta istik menggunakan uji beda Wilcoxon's
    Matched-Pairs Signed-Ranks yang merup kan uji non-parametrik yang dilakukan
    berdasarkan nilai skor sesi pertama latian dan nilai skor sesi terakhir latihan.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa in rvensi PMRA dapat secara signifi an
    meningkatkan fungsi WM pada individu ID usia mental 10 - 12 tahun den
    signifikansi sebesar 0,00 < 0,05; verba! WM: 0,012 < 0,05; visuo-spatial

    0,00 < 0,05. Artinya, intervensi PMRA dapat digunakan untuk eningkat an
    fungsi automatic rehearsal dalam WM pada individu MID usia mental 10 - 12
    tahun setelah diberikan selama 20 sesi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi