Detail Cantuman

Image of PERBEDAAN PENGARUH TERAPI BERMAIN CLAY DAN ORIGAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENJALANI PROSEDUR INVASIVE INFUS SAAT HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT KUNINGAN

Text  

PERBEDAAN PENGARUH TERAPI BERMAIN CLAY DAN ORIGAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENJALANI PROSEDUR INVASIVE INFUS SAAT HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT KUNINGAN


Hospitalisasi merupakan suatu masalah utama pada anak, saat sakit dan
dirawat di rumah sakit, keadaan ini terjadi karena anak harns berusaha ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007985610.73 Nen p/R.22.155.1Perpustakaan Pusat (REF.155.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Nen p/R.22.155.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 112 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Hospitalisasi merupakan suatu masalah utama pada anak, saat sakit dan
    dirawat di rumah sakit, keadaan ini terjadi karena anak harns berusaha untuk
    ber daptasi dengan lingkungan asing sehingga menjadi faktor stressor bagi anak
    ma pun orang tua, dan keluarga. Salah satu intervensi keperawatan untuk membantu
    mengurangi kecemasan pada anak prasekolah selama menjalani hospitalisasi adalah
    terapi bermain seperti clay dan origami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
    perbedaan selisih rerata tingkat kecemasan antara terapi bennain clay den gall origami
    pada anak usia prasekolah yang menjalani prosedur invasive infus saat hospitalisasi
    di Ruang Anak RSUD 45 Kuningan.

    Penelitian bersifat quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pretest­
    posttest non equivalent control group design. Pengambilan sampel sebanyak 30 anak
    usia prasekolah yang terbagi atas 15 anak kelompok intervensi terapi bermain clay
    dan 15 anak kelompok intervensi terapi bermain origami dengan menggunakan teknik
    consecutive sampling. Kecemasan anak diukur menggunakan Preschool Anxiety
    Scale-Revised (20 I 0). Pengambilan data dilakukan dengan cara mengukur kecemasan
    sebelum dan kecemasan sesudah pada kelompok intervensi terapi bermain clay dan
    kelompok intervensi terapi bennain origami.

    Hasil anal is is statistik menggunakan Uji wilcoxon untuk masing-masing
    kelompok dan Man Whitney U untuk pengukuran kedua perlakuan. Hasil uji
    Wilcoxon pada kelompok sebelum dan sesudah intervensi terapi bennain clay
    didapatkan mlai p-value adalah 0,007 sedangkan pValue kelompok sebelum dan
    sesudah intervensi terapi bennain origami adalah 0,002. Dimana pValue
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi