Detail Cantuman

Image of PERUBAHAN MAKNA DALAM NOVEL-NOVEL KARYA ASMA NADIA: SUATU KAJIAN SEMANTIK

Text  

PERUBAHAN MAKNA DALAM NOVEL-NOVEL KARYA ASMA NADIA: SUATU KAJIAN SEMANTIK


Tesis ini berjudul "Perubahan Makna dalam Novel-Novel Karya Asma Nadia",
Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji jenls asoslasl dan jenis ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007988813 Yuy p/R.18.240.1Perpustakaan Pusat (REF.18.240.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    813 Yuy p/R.18.240.1
    Penerbit Fakultas Ilmu Budaya Unpad : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 192 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    813 Yuy p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini berjudul "Perubahan Makna dalam Novel-Novel Karya Asma Nadia",
    Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji jenls asoslasl dan jenis perubahan
    makna yang terjadi pada diksi bahasa Indonesia dalam novel-novel
    Assalamualaikum BeijingBs» Surga yang +ek Dirindukan 2. Metode yang
    digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun telmik.
    pengumpulan data menggunakan teknik catat. Sampel data penelitian berupa
    novel fiksi berjudul Assalamualaikum Beijing dan Surga yang +ek Dirindukan 2.
    Kajian teori dalam penelitian ini menggunakan teori semantik leksikal, medan
    makna, perubahan makna, dan diksi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
    merujuk pada teori utama dari Parera dan Ullmann dalam Sumarsono. Hasil
    penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan makna diklasifikasikan berdasarkan
    asosiasi berupa metafora, asosiasi berupa metonimi, berdasarkan rentang makna,
    dan berdasarkan penilaian. Perubahan makna berdasarkan asosiasi berupa
    metafora terdiri atas tujuh kelompok, yaitu metafora bercitra binatang, bercitra
    tumbuhan, bercitra manusia, bercitra alam, bercitra konkret ke abstrak, bercitra
    abstrak ke konkret, dan metafora bercitra sinestesia. Perubahan makna
    berdasarkan asosiasi berupa metonimi terdiri atas empat kelompok, yaitu
    metonimi berelasi tempat, berelasi waktu, berelasi sebagian untuk keseluruhan,
    dan metonimi berelasi penemu atau pencipta. Perubahan makna berdasarkan
    rentang makna terdiri atas dua kelompok, yaitu perluasan dan penyempitan. Ada
    pula perubahan makna berdasarkan penilaian terdiri atas dua kelompok, yaitu
    ameliorasi (meninggi) dan peyorasi (merendah). Perubahan makna berdasarkan
    asosiasi berupa metafora bercitra manusia memiliki jumlah data paling banyak
    dibandingkan dengan jenis metafora lainnya. Perubahan makna berdasarkan
    asosiasi berupa metonirni berelasi tempat memiliki jumlah data paling banyak
    dibandingkan dengan jenis metonimi lainnya. Perubahan makna berdasarkan
    rentang makna berupa perluasan memiliki jumlah data paling banyak
    dibandingkan dengan jenis perubahan makna lainnya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi