Detail Cantuman

Image of Rancangan program intervensi menggunakan prinsip-prinsip parent-child interaction therapy untuk menurunkan sibling rivalry remaja yang memiliki adik dengan intellectual disability

Text  

Rancangan program intervensi menggunakan prinsip-prinsip parent-child interaction therapy untuk menurunkan sibling rivalry remaja yang memiliki adik dengan intellectual disability


Septhi Karlina Utami. 2017 : Rancangan Program Intervensi Menggunakan Prinsip­
Prinsip Parent-Child Interaction Therapy untuk Menurunkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007989155.5 Sep r/R.19.97.1Perpustakaan Pusat (REF.19.97.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.5 Sep r/R.19.97.1
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 124 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.5 Sep r
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Septhi Karlina Utami. 2017 : Rancangan Program Intervensi Menggunakan Prinsip­
    Prinsip Parent-Child Interaction Therapy untuk Menurunkan Sibling Rivalry Remaja
    yang Memiliki Adik dengan Intellectual Disability.

    Kehadiran adik membuat kakak harus berbagi waktu dan perhatian orang tua.

    Terlebih ketika adik memiliki keter tasan yang membuat orang tua lebih ban yak
    mencurahkan perhatiannya untuk adik, seperti intellectual disability. HaJ ini
    menimbulkan munculnya perasaan tersaingi, cemburu dan marah kepada adik.
    Perasaan-perasaan itu muncul karena kakak memiliki persepsi bahwa dirinya
    diabaikan orang tua. Persepsi ini juga menyebabkan interaksi antara kakak dan
    orang tua menjadi kurang baik. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh suatu
    rancangan program intervensi menggunakan prinsip-prinsip Parent-Child
    Interaction Therapy (PCl'I') yang dapat menurunkan sibling rivalry r maja yang
    memiliki adik dengan intellectual disability. pelT yang dikembangkan oleh Eyber
    (1970) memanfaatkan teori kelekatan, gaya pengasuhan dan teori belajar sosia .
    Dalam PCIT, orang tua dilatihkan untuk dapat membentuk kelekatan yang posit f
    dan memberikan perintah secara efektif.

    S elah mela kan perancangan, dilakukan proses validasi oleh ahli dan uji
    coba de gan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan A-B-.(1
    design. Pada penelitian ini dilibatkan dua pasangan ibu dan anak (remaja) yang
    diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melal i
    wawancara, observasi dan alat ukur berupa kuesioner. Alat ukur yang digunak
    adalah Kuesioner Sibling Rivalry dan Dyadic Parent-Child Interaction Codii g
    System 111 (DPICS-III). Kedua alat ukur ini digunakan di setiap pertemuan. Dari
    data kuantitatif hasil uji coba program intervensi, terlihat adanya penurunan sibling
    rivalry dan peningkatan kemampuan ibu dalam menerapkan keterampilan­
    keterampilan PCl'T. Dari data kualitatif didapatkan bahwa keterampilan PCl'T yang
    dikuasai ibu dan diterapkan dalam pengasuhan sehari-hari membuat anak merasa
    dihargai dan mengurangi rasa cemburu, marah dan bersaing dengan adiknya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi