Detail Cantuman

Image of ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP MEDIKAL BEDAH RSUD CIBABAT CIMAHI

Text  

ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP MEDIKAL BEDAH RSUD CIBABAT CIMAHI


Salah satu aspek penting untuk mencapai pelayanan keperawatan yang
bermutu adalah tersedianya tenaga keperawatan yang sesuai dengan situasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007934610.73 Ero a/R.22.79.2Perpustakaan Pusat (REF.22.79.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ero a/R.22.79.2
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 76 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ero a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Salah satu aspek penting untuk mencapai pelayanan keperawatan yang
    bermutu adalah tersedianya tenaga keperawatan yang sesuai dengan situasi dan
    kebutuhan baik kuantitas maupun kulitasnya Mutu pelayanan keperawatan yang
    diberikan kepada pasien dipengaruhi oleh quality of care. Beban kerja perawat
    merupakan bagian dalam quality of care. Beban kerja perawat adalah volume
    kerja perawat disetiap unit dibagi dengan jumlah perawat dalam unit. Analisis
    beban kerja dilakukan dengan cara membandingkan persentase waktu pelaksanaan
    kegiatan produktif dan waktu pelaksanaan kegiatan non produktif. Beberapa
    penelitian tentang beban kerja dengan metode yang berbeda-beda banyak
    dilakukan masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Teknik work
    sampling dan time and motion study dari beberapa penelitian sebelurnnya hanya
    digunakan di ruangan dengan kasus perawatan salah satu saja dari kasus penyakit
    dalam atau bedah. Peneliti belum menemukan kedua teknik tersebut digunakan
    untuk meneliti ruang perawatan dengan kasus perawatan penyakit dalam dan
    bedah yang tergabung dalam satu ruang perawatan. Beberapa Rumah Sakit di
    Indonesia masih menggabungkan pasien penyakit dalam dan bedah (Medikal
    Bedah) dalam satu ruang perawatan. Salah satunya yaitu Ruang Rawat Inap
    Medikal Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSVD) Cibabat Cimahi. Penelitian
    ini dilakukan untuk menganalisis Beban Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat
    Inap Medikal Bedah RS VD Cibabat Cimahi.

    Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel penelitian
    sebanyak 96 kegiatan pengamatan yang dilakukan perawat pelaksana selama 24
    jam. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mendapatkan data
    kuantitatif dengan menggunakan formulir work sampling dan time and motion
    study. Perhitungan beban kerja dilakukan dengan cara rnenganalisa perbandingan
    persentase waktu pelaksanaan kegiatan produktif dan waktu pelaksanaan kegiatan
    non produktif. Beban kerja tinggi > 80%, optimum = 80%, ringan < 80% dari
    seluruh waktu kegiatan yang dilakukan perawat

    Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata beban kerja perawat dalam
    24 jam termasuk kategori ringan (58,75%). Pada tindakan keperawatan perawatan
    luka memerlukan waktu paling banyak dengan rata-rata waktu selama 23 menit 14
    detik, sedangkan waktu paling sedikit yaitu pada tindakan mengganti cairan infus
    selama 1 menit 8 detik.

    Implikasi penelitian perawat perlu meningkatkan kegiatan produktif
    dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya terutama pada pemenuhan
    kebutuhan dasar manusia (KDM). Perlunya peningkatan pemantauan ke setiap
    ruangan pasien yang terjadwal secara bergantian terutama pada shift malam.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi