Detail Cantuman

Image of Analisis hubungan penetapan sanksi pidana denda terhadap korporasi dengan pengaturan pidana pengganti denda dalam hukum pidana Indonesia

Text  

Analisis hubungan penetapan sanksi pidana denda terhadap korporasi dengan pengaturan pidana pengganti denda dalam hukum pidana Indonesia


ANALISIS HUBUNGAN PENET AP AN SANKSI PIDANA DENDA
TERHADAP KORPORASI DENGAN PENGATURAN PIDANA
PENGGANTI DENDA DALAM HUKUM PIDANA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007951345 Zul a/R.11.77.1Perpustakaan Pusat (REF.11.77.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    345 Zul a/R.11.77.1
    Penerbit fakultas hukum Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 161 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    345 Zul a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ANALISIS HUBUNGAN PENET AP AN SANKSI PIDANA DENDA
    TERHADAP KORPORASI DENGAN PENGATURAN PIDANA
    PENGGANTI DENDA DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

    ABSTRAK

    Penelitian ini tentang beberapa masalah yang menyangkut analisis
    hubungan penetapan sanksi pidana denda terhadap korporasi bagi penganturan
    pidana denda dalam hukum pidana Indonesia. Terdapat dua masalah pokok yang
    menjadi objek penelitian yang hendak di ungkap adalah : Pengaturan
    Implementasi Sanksi Pidana Denda Terhadap Korporasi Dalam Hukum Pidana
    lndonesia., dan Konsep Penetapan Pidana Pengganti Denda Terhadap Korporasi
    Dengan Ketentuan Sanksi Pidana Pengganti Denda Dalam Hukum Pidana
    Indonesia.

    Penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normative dilengkapi
    dengan pendekatan Perundang-undangan, kasus-kasus dan pedekatan histori.
    Penelitian ini bersifat desriptif analitis. Selain data sekunder yang terdari bahan
    hokum primer, sekunder dan tersier sebagai data utama, penelitian ini juga
    menggunakan data pendukung. Seluruh data yang diperoleh kemudian dianalisis
    secara yuridis kualitatif untuk memperoleh hasil penelitian yang sesuia dengan
    identifikasi masalah.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama: Pengaturan Implementasi
    Sanksi Pidana Denda Terhadap Ko rporas i Dalam Hukum Pidana Indonesia
    Pidana denda adalah salah satu jenis pidana dalam stelsel pidana pada umumnya
    Penjatuhan dua pidana pokok secara kumulatifyang tidak dimungkinkan menurut
    KUHP menjadi mungkin menurut Undang-undang Pidana Khusus yang
    menerapkan sistem kebijakan kumulasi dan altemative-kumulatif, Mengenai
    pengaturan pidana di luar KUHP ada banyak undang-undang yang mengatumya,
    namun untuk aturan pelaksanaannya masih mengacu pada aturan umum Buku I
    KUHP,jadi tidak ada satu aturan khusus yang mengatur pidana denda di luar
    KUHP. Kedua Pengaturan mengenai sanksi pidana pengganti denda bagi
    korporasi tidak terdapat dalam KUHP maupun peraturan-peraturan khusus di luar
    KUHP. Hal ini mengakibatkan tidak terdapatnya kepastian hukum dalam
    penjatuhan pidana denda terhadap korporasi, sehingga pengaturan dan
    penjatuhan pidana denda terhadap korporasi tidak efisien. Sanksi pidana
    pengganti denda bagi korporasi idealnya berupa sanksi perampasan aset
    korporasi atau penutupan seluruh dan sebagian korporasi yang dilakukan
    sementara atau selama waktu tertentu, serta pencabutan izin kegiatan, dan
    pembubaran usaha bisnis merupakan sanksi yang te!ah memenuhi unsurdari teori
    pemidanaan yang dimana sanksi-sanksi tersebut merupakan sanksi yang terberat
    dapat diberikan kepada korporasi yang membuat korporasi yang melakukan
    tindak pidana, tidak akan berdaya karena korporasi tersebut tidak bisa melakukan
    kegiatan mencari keuntungan secara finansial lagi selain itu sanksi ini juga
    memberikan rasa takut kepada korporasi yang lain agar tidak melakukan tindakan
    pidana serupa,
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi