Text
PROGRAM EDUKASI BERBASIS KELOMPOK TENTANG PERAWATAN DIRI TERHADAP PENURUNAN RESIKO KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2
Pasien diabetes melitus beresiko 15% mengalami komplikasi kaki diabetik
pada masa hidupnya dan 70% kambuh kembali dalam 5 tahun. Studi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007957 610.73 Tin p/R.22.238.1 Perpustakaan Pusat (REF.22.238.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Tin pPenerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xvi, 88 hlm. ; ill. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Tini -
Pasien diabetes melitus beresiko 15% mengalami komplikasi kaki diabetik
pada masa hidupnya dan 70% kambuh kembali dalam 5 tahun. Studi penelitian
sebelumnya menunjukkan program edukasi dapat membantu meningkatkan
perawatan diri dan mengurangi resiko kaki diabetik. Pendekatan edukasi yang
dinilai efektif dan efisien adalah edukasi secara berkelompok. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh program edukasi berbasis kelompok tentang
perawatan diri terhadap resiko kaki diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2·.
Desain penelitian quasi experiment dengan pre-post test with control
group. Kelompok intervensi dan kontrol ditentukan melalui cluster sampling
di wilayah kerja Puskesmas Garuda Kota Bandung. Responden diambil secara
purposive sampling sebanyak 68 responden, yaitu kelompok intervensi (n=33) dan
kelompok kontrol (n=35). Data dikumpulkan dengan kuesioner perawatan diri dan
pemeriksaan skrining resiko kaki diabetik. Analisis menggunakan uji t paired dan
independent t test sertaanalisis multivariat dengan ujiancova,
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor resiko
kaki diabetik sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi (2,88±1,71, P value
0,001) dan kontrol (O,6±1,66, p value 0,040), serta adanya perbedaan rata-rata
skor resiko kaki diabetik antara kedua kelompok (p value 0,001). Aktivitas
perawatan diri juga ditemukan mengalami perbedaan pada kelompok intervensi
(p value 0,000) dan kelompok kontrol (p value 0,001). Analisis multivariat
menunjukkkan bahwa perbedaan skor resiko kaki diabetik disebabkan oleh
intervensi program edukasi berbasis kelompok (p value=O,OOI) serta tidak
dipengaruhi oleh variabel perancu usia, jenis kelamin, pendidikan, lama sakit dan
merokok (p value> 0.05). . - - - . --- .
Program edukasi berbasis kelompok tentang perawatan diri berpengaruh
terhadap penurunan resiko kaki diabetik. Program ini dapat diaplikasikan dalam
kegiatan perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas) melalui proses kemitraan
dan pemberdayaan dengan melibatkan institusi pendidikan kesehatan, kader,
tokoh masyarakat, relawan guna meningkatkan monitoring perawatan diri dan
resiko kaki diabetik pada pasien diabetes melitus. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






