Detail Cantuman

Image of Pengaruh Edukasi Berbasis Keluarga Terhadap Intensi Ibu Hamil Untuk Optimalisasi Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Wilayah Kerja Puskesmas Neglasari Kota Bandung

Text  

Pengaruh Edukasi Berbasis Keluarga Terhadap Intensi Ibu Hamil Untuk Optimalisasi Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Wilayah Kerja Puskesmas Neglasari Kota Bandung


Periode emas tumbuh kembang seorang anak dimulai sejak anak dalam
kandungan hingga berusia dua tahun. Wanita hamil dan anak-anak usia dibawah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007906610.730 1 Ros p/R.22.276.5Perpustakaan Pusat (REF.22.276.5)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.730 1 Ros p/R.22.276.5
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 93 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.730 1 Ros p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Periode emas tumbuh kembang seorang anak dimulai sejak anak dalam
    kandungan hingga berusia dua tahun. Wanita hamil dan anak-anak usia dibawah 5
    tahun berada pada risiko tertinggi micronutrient deficiencies (MNDs), masalah
    pertumbuhan, penurunan intelektual, komplikasi perinatal dan meningkatnya
    risiko morbiditas dan mortalitas. Oleh karena itu ibu hamil memerlukan program
    edukasi tentang nutrisi yang tepat untuk kesehatan ibu dan janin.

    Edukasi berbasis keluarga dapat meningkatkan intensi untuk mengubah
    perilaku kesehatan. Menurut Theory of Planned Behavior (TPB), bahwa intensi
    untuk mengubah perilaku dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif dan persepsi
    kontrol perilaku. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh edukasi
    berbasis keluarga terhadap intensi ibu hamil untuk optimalisasi nutrisi pada 1000
    Hari Pertama Kehidupan di wilayah kerja Puskesmas Neglasari, Kota Bandung

    Desain penelitian menggunakan quasi eksperiment, pre-test and post test
    with control group design. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling.
    Sebanyak 44 orang ibu hamil direkrut dan dibagi dalam kelompok intervensi dan
    kelompok kontrol. Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui tiga kali pertemuan
    kunjungan rumah. Analisis data menggunakan Wilcoxon test dan Mann whitney
    test.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara
    edukasi berbasis keluarga terhadap intensi ibu hamil untuk optimalisasi nutrisi
    pada 1000 hari pertama kehidupan (p = 0.00)

    Program edukasi berbasis keluarga adalah efektif meningkatkan intensi ibu
    hamil. Dengan demikian, disarankan penerapan edukasi berbasis keluarga dalam
    intervensi keperawatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi yang
    dikandungnya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi