<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55721">
 <titleInfo>
  <title>Intervensi taijin kyofusho menggunakan pendekatan implisit</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marissa Chitra Sulastra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fak. Psikologi Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxi, 132 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul &quot;lnrervensi Taijin Kyofusho menggunakan Pendekatan &#13;
Implisit: Pengembangan lntervensi Re-Training Approach Avoidance Task (AAT) &#13;
untuk Mengurangi Bias Atensi pada Remaja Akhir dengan Taijin Kyofusho.&quot; &#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah re-training AAT berpengaruh &#13;
terhadap pengurangan bias atensi pada remaja akhir dengan Taijin kyofusho &#13;
(TKS). TKS merupakan variasi culture bound disorder dari kecemasan sosial &#13;
yang banyak ditemukan di negara timur dengan budaya kolektif, termasuk di &#13;
Indonesia. TKS merupakan bentuk kecemasan sosial yang Jebih berfokus pada &#13;
kecemasan akan membuat orang lain merasa terganggu daripada kecemasan akan &#13;
dinilai buruk oleh orang lain (Essau, Sasagawa, Chen, &amp; Sakano, 2012). Simptom &#13;
TKS umumnya muncul pada usia remaja, termasuk remaja akhir, yang dapat &#13;
mempengaruhi hubungan interpersonal dan bahkan mengganggu perkembangan &#13;
diri (Lim, 2013). Remaja akhir dengan TKS cenderung menghindari situasi sosial &#13;
karena adanya bias atensi yang dimiliki. Mereka akan lebih memusatkan atensi &#13;
terhadap stimulus yang dianggap mengancam, yaitu situasi sosial yang &#13;
direpresentasikan melalui ekspresi wajah. Bias atensi yang terjadi secara otomatis, &#13;
dapat dimanipulasi melalui pendekatan implisit menggunakan adaptasi dari AA T &#13;
yaitu re-training AA T (Arnir &amp; Taylor, 2012). Bias atensi dapat dimodifikasi &#13;
menggunakan re-training AA T dengan memanipulasi stimulus target yang &#13;
dipasangkan dengan gerakan mendekat atau menjauhi stimulus (Wiers, Rinck, &#13;
Kordts, Houben &amp; Strack, 2010). Intervensi implisit diberikan untuk mengurangi &#13;
bias atensi pada remaja akhir (usia 16-18 tahun) dengan TKS. Intervensi &#13;
dilakukan dengan menggunakan program re-training AA T yang dirancang &#13;
menggunakan stimulus ekspresi wajah yang sudah divalidasi. Partisipan dilatih &#13;
untuk mendekati ekspresi wajah marah (angry). Penelitian ini dilaksanakan &#13;
dengan metode eksperimental pre test post test control group design. JumJah &#13;
partisipan penelitian sebanyak 50 orang (kelompok eksperimen n=25 dan &#13;
kelompok kontrol n=25) Dilakukan pengujian menggunakan uji t-paired terhadap &#13;
hasil pre test dan post test. HasiJ pre test dan post test AA T Effect menunjukkan &#13;
bahwa pada kelompok eksperimen terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai &#13;
pre test dan post test (Sig = 0,00 &lt; a = 0,05, Ho ditolak). Artinya, intervensi &#13;
impiisit melalui re-training AA T berpengaruh terhadap pengurangan bias atensi &#13;
pada remaja akhir dengan taijin kyofusho (TKS). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Marissa Chitra Sulastra</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata kunci: Kecemasan sosial, taijin kyofusho, int</topic>
 </subject>
 <classification>155.4 Mar i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.4 Mar i/R.19.54.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007920</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.54.2)</sublocation>
    <shelfLocator>155.4 Mar i/R.19.54.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55721</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-26 09:27:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-15 11:06:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>