Text
Tugas dan fungsi perawat dalam mewujudkan hak atas kesehatan bayi baru lahir ditinjau dari peraturan menteri kesehatan nomor 52 tahun 2014 tentang upaya kesehatan anak juncto UU No. 38 tahun 2014 tentang tenaga keparawatan
Kesehatan merupakan hak azasi manusia dan salah satu unsur
kesejahteraan setiap orang yang harus dipenuhi dan diwujudkan. Anak sejak
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007879 344.04 Efi t/R.11.67.1 Perpustakaan Pusat (REF.11.67.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 344.04 Efi t/R.11.67.1Penerbit fakultas hukum Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xv, 160 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 344.04 Efi tTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Efi Dormianna Sitanggang -
Kesehatan merupakan hak azasi manusia dan salah satu unsur
kesejahteraan setiap orang yang harus dipenuhi dan diwujudkan. Anak sejak
kelahirannya memiliki hak azasi atas pemenuhan kesehatannya agar dapat tumbuh
dan berkembang secara ·wajar. Anak adalah kelompok rentan membutuhkan
pertolongan orangtua dan keluarga dalam memenuhi kebutuhannya yang pada
lingkungan terse but terdapat pola asuh dan perawatan kesehatan yang tidak lepas
dari kebiasaan, tradisi adat istiadat dan budaya masyarakat yang masih hidup.
Secara konstitusi hak-hak masyarakat tradisional dihormati dan dikembangkan.
Namun, pada anak harus mengutamakan kepentingan yang terbaik bagi anak.
Perawat sebagai tenaga kesehatan profesional memiliki tugas dan tanggung jawab
terhadap hal ini. Dengan demikian, penelitian ini memiliki tujuan untuk
merumuskan bentuk cara pemenuhan hak atas kesehatan bayi baru lahir ditinjau
Permenkes Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak dan Undang
Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan untuk merumuskan tugas
dan fungsi perawat dalam mewujudkan hak atas kesehatan bayi baru lahir ditinjau
dari Permenkes Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak dan
Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Tenaga Keperwatan.
Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah yuridis
normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis. Tahap
penelitian terdiri dari penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan bahan
hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier serta penelitian
lapangan untuk mendapatkan akurasi data yang disajikan dalam bahan
kepustakaan kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif dengan
menggunakan kombinasi antara ilmu keperawatan dan ilmu hukum.
Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian yaitu bahwa pemenuhan hak
atas kesehatan bayi baru lahir merupakan upaya mewujudkan HAM anak untuk
hidup dan mempertahankan kehidupannya dengan bantuan orangtuanya melalui
mewajibkan pemberian ASI eksklusif, melakukan perawatan organ-organ tubuh
(biologis)nya, menciptakan kondisi lingkungan yang sehat, dan melakukan
perawatan kesehatan sosio-psiko dan spiritual. Pada masyarakat suku Batak Toba,
unsur nilai sosial budaya yang tercakup dalam adat istiadat Batak Toba yang
adalah aturan-aturan bermuatan sanksi apabila dilanggar maka diperlukan
harmonisasi antara Peraturan dengan tradisi budaya tersebut demi kepentingan
terbaik bagi anak. Tugas dan fungsi perawat dalam upaya mewujudkan
pemenuhan hak atas kesehatan bayi baru lahir tersebut dilakukan melalui
pemberian asuhan keperawatan yang komprehensif bersifat care yang tidak
terbatas hanya pada lingkungan Rumah Sakit saja akan tetapi juga dalam
lingkungan keluarga, komunitas yang berorientasi pada budaya masyarakat
setempat dengan otonomi dan mandiri serta tidak hergantung pada orang lain. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






