Detail Cantuman

Image of ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN PANGAN DI INDONESIA: STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN BERAS UNGGUL DI JAWA TENGAH

Text  

ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN PANGAN DI INDONESIA: STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN BERAS UNGGUL DI JAWA TENGAH


ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN
PANGAN DI INDONESIA: STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN
BERAS UNGGULDIJAWA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007881363.8 Cis a/R.25.221.1Perpustakaan Pusat (REF.25.221.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    363.8 Cis a/R.25.221.1
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 99 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    363.8 Cis a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN
    PANGAN DI INDONESIA: STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN
    BERAS UNGGULDIJAWA TENGAH

    Penelitian ini menyuguhkan pemahaman lebih lanjut mengenai perdebatan dalam
    sistem pangan, terutama mengenai perdebatan antara konsep ketahanan pangan dan
    kedaulatan pangan sebagai solusi atas permasalahan pangan.Hal yang memotivasi
    penelitian ini adalah kurangnya klarifikasi mengenai hubungan antara kedua konsep
    utama dalam permasalahan pangan.Seringkali diskusi salah satu konsep membuat konsep
    lainnya terlihat salah, gagal atau tidak masuk akal.Dari pada memisahkan kedua konsep
    lebih dalam, penelitian ini bertujuan untuk melihat jalan tengah dengan mempertanyakan
    apakah kedua konsep dapat diintegrasikan secara teoritis dan praktis. Untuk mendukung
    penelitian ini, tahapan pertarna yang dilakukan adalah dengan membangun kerangka
    analitis yang kokoh mencakup teori food paradigm dan kaitannya dengan kedua konsep,
    kemudian menerapkannya pada penelitian studi kasus menggunakan metode triangulasi
    yaitu observasi, wawancara dan analisis dokumen di negara Indonesia yang baru
    mengakui konsep kedaulatan pangan untuk mencapai konsep ketahanan pangan secara
    umum.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa, disamping penggunaan bahasa kedaulatan
    pangan dalam kebijakan pangan Indonesia, namun terdapat makna yang kosong
    didalamnya karena 1) secara keseluruhan kebijakan pangan masih menunjuk pad a
    paradigma produksionis; 2) penggunaan bahasa tersebut tidak sesuai dengan ide utama
    kedaulatan pangan yang secara global diumumkan dalam deklarasi Nyeleni. Sebagai
    tambahan, sebagaimana terbukti dalam tataran praktik, konsep ked aula tan pangan tidak
    dapat diakomodir setara dengan konsep ketahanan pangan.Sebaliknya, yang muncul
    adalah praktik yang 1) membuat peran petani semakin pasif; 2) pertimbangan masalah
    lingkungan sangat minimum; dan 3) akhimya, peningkatan produksi pangan adalah
    tujuan utamanya.

    Penelitian ini menyimpulkan dengan penyampaian ide tentang paradigma
    produksionis tidak kompatibel dengan konsep kedaulatan pangan. Sebaliknya, konsep
    kedaulatan pangan lebih kompatibel dengan paradigma integrasi ekologi yang
    mengarahkan praktik pertanian untuk mengikuti cara kerja alam dan menghindari dampak
    buruk bagu manusia secara bersamaan. Berkaitan dengan hal ini, peran negara untuk
    mendukung praktik kedaulatan pangan melalui, pertama, menunjukkan dukungan
    institusional dengan mengikutsertakan petana tidak hanya sebagai penerima pasif tapi
    juga aktif sebagai perencana program.Kedua, menempatkan pentingnya pertimbangan
    lingkungan dengan memberikan dorongan seperti pemberian insetif bagi mereka yang
    melaksanakan perlindungan lingkungan dalam kegiatan pertaniannya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi