<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55621">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN PANGAN DI INDONESIA:</title>
  <subTitle>STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN BERAS UNGGUL DI JAWA TENGAH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cisma Tami Voletta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix, 99 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS KONSEP INTEGRASI KETAHANAN PANGAN DAN KEDAULATAN &#13;
PANGAN DI INDONESIA: STUDI KASUS PROGRAM PENGEMBANGAN &#13;
BERAS UNGGULDIJAWA TENGAH &#13;
&#13;
Penelitian ini menyuguhkan pemahaman lebih lanjut mengenai perdebatan dalam &#13;
sistem pangan, terutama mengenai perdebatan antara konsep ketahanan pangan dan &#13;
kedaulatan pangan sebagai solusi atas permasalahan pangan.Hal yang memotivasi &#13;
penelitian ini adalah kurangnya klarifikasi mengenai hubungan antara kedua konsep &#13;
utama dalam permasalahan pangan.Seringkali diskusi salah satu konsep membuat konsep &#13;
lainnya terlihat salah, gagal atau tidak masuk akal.Dari pada memisahkan kedua konsep &#13;
lebih dalam, penelitian ini bertujuan untuk melihat jalan tengah dengan mempertanyakan &#13;
apakah kedua konsep dapat diintegrasikan secara teoritis dan praktis. Untuk mendukung &#13;
penelitian ini, tahapan pertarna yang dilakukan adalah dengan membangun kerangka &#13;
analitis yang kokoh mencakup teori food paradigm dan kaitannya dengan kedua konsep, &#13;
kemudian menerapkannya pada penelitian studi kasus menggunakan metode triangulasi &#13;
yaitu observasi, wawancara dan analisis dokumen di negara Indonesia yang baru &#13;
mengakui konsep kedaulatan pangan untuk mencapai konsep ketahanan pangan secara &#13;
umum. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, disamping penggunaan bahasa kedaulatan &#13;
pangan dalam kebijakan pangan Indonesia, namun terdapat makna yang kosong &#13;
didalamnya karena 1) secara keseluruhan kebijakan pangan masih menunjuk pad a &#13;
paradigma produksionis; 2) penggunaan bahasa tersebut tidak sesuai dengan ide utama &#13;
kedaulatan pangan yang secara global diumumkan dalam deklarasi Nyeleni. Sebagai &#13;
tambahan, sebagaimana terbukti dalam tataran praktik, konsep ked aula tan pangan tidak &#13;
dapat diakomodir setara dengan konsep ketahanan pangan.Sebaliknya, yang muncul &#13;
adalah praktik yang 1) membuat peran petani semakin pasif; 2) pertimbangan masalah &#13;
lingkungan sangat minimum; dan 3) akhimya, peningkatan produksi pangan adalah &#13;
tujuan utamanya. &#13;
&#13;
Penelitian ini menyimpulkan dengan penyampaian ide tentang paradigma &#13;
produksionis tidak kompatibel dengan konsep kedaulatan pangan. Sebaliknya, konsep &#13;
kedaulatan pangan lebih kompatibel dengan paradigma integrasi ekologi yang &#13;
mengarahkan praktik pertanian untuk mengikuti cara kerja alam dan menghindari dampak &#13;
buruk bagu manusia secara bersamaan. Berkaitan dengan hal ini, peran negara untuk &#13;
mendukung praktik kedaulatan pangan melalui, pertama, menunjukkan dukungan &#13;
institusional dengan mengikutsertakan petana tidak hanya sebagai penerima pasif tapi &#13;
juga aktif sebagai perencana program.Kedua, menempatkan pentingnya pertimbangan &#13;
lingkungan dengan memberikan dorongan seperti pemberian insetif bagi mereka yang &#13;
melaksanakan perlindungan lingkungan dalam kegiatan pertaniannya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Cisma Tami Voletta</note>
 <subject authority="">
  <topic>ketahanan pangan, kedaulatan pangan, integrasi ket</topic>
 </subject>
 <classification>363.8 Cis a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>363.8 Cis a/R.25.221.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007881</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.25.221.1)</sublocation>
    <shelfLocator>363.8 Cis a/R.25.221.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55621</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-25 09:12:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-15 13:51:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>