<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55602">
 <titleInfo>
  <title>NUKLIR SEBAGAI ALAT DIPLOMASI HUBUNGAN INTERNASIONAL DALAM PERSPEKTIF NEOREALISME STUDI KASUS KOREA UTARA-AMERIKA SERIKAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andik Siswanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 109 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengembangan nuklir di Korea' Utara terus berlangsung selama tiga periode &#13;
kepemimpinan, Kim Il Sung, Kim long II, serta Kim long Un. Dalam &#13;
perkembangannya, selain untuk metode self defense, Korea Utara memanfaatkan &#13;
nuklir untuk tujuan diplomasi. Sebagaimana yang terjadi dengan Amerika Serikat. &#13;
Korea Utara mampu mendapatkan berbagai keuntungan berupa bantuan-bantuan &#13;
ekonomi dari Amerika Serikat melalui diplomasi nuklirnya. Hal ini dilakukan &#13;
oleh Korea Utara untuk menghindari provokasi militer dan memiliki nilai unggul &#13;
dalam negosiasi. &#13;
&#13;
Amerika Serikat kemudian tidak serta merta bertindak selalu lunak terhadap &#13;
Korea Utara. Gaya One Track Diplomacy, yakni diplomasi langsung dengan &#13;
kepala negara, dilakukan Amerika Serikat untuk meredam upaya-upaya uji coba &#13;
nuklir yang terjadi. &#13;
&#13;
Penelitian ini kemudian akan mecoba bagaimana nuklir sebagai WMD digunakan &#13;
oleh Korea Utara sebagai tools diplomasi terhadap Amerika Serikat untuk &#13;
mencapai kepentingan nasionalnya. Adapun teori yang digunakan adalah neo &#13;
realisme strategis, dengan konsep diplomasi dan security dilemma sebagai &#13;
pendukung. &#13;
&#13;
Dalarn kesimpulan disebutkan bahwa diplomasi 1111 berjalan dengan &#13;
memanfaatkan ketakutan Amerika Serikat atas proliferasi nuklir dimanfaatkan &#13;
oleh Korea Utara untuk meraih bantuan dan kesepakatan terkait kepentngan &#13;
ekonomi dan keamanan di negerinya. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Andik Siswanto</note>
 <subject authority="">
  <topic>Korea Utara, Amerika Serikat, Nuklir, Dipfomasi.</topic>
 </subject>
 <classification>327 And n</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 And n/R.17.86.3</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007893</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.86.3)</sublocation>
    <shelfLocator>327 And n/R.17.86.3</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55602</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-25 08:05:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-15 09:02:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>