Text
OPTIMALISASI PAJAK DAERAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KAPASITAS PAJAK DAN UPAYA PAJAK DI KABUPATEN KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2004-2015
Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis kapasitas pajak (Tax
Capacity), upaya pajak (Tax Effort) dan mengetahui kondisi optimal dari ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007842 339.5 Bud o/R.12.77.6 Perpustakaan Pusat (REF.12.77.6) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 339.5 Bud o/R.12.77.6Penerbit Fakultas Ekonomi Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik viii, 114 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 339.5 Bud oTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik referencePernyataan Tanggungjawab BUDI SETIAWAN -
Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis kapasitas pajak (Tax
Capacity), upaya pajak (Tax Effort) dan mengetahui kondisi optimal dari pajak
daerah per jenis pajak daerah di Kabupaten Kebumen dari tahun 2004-2015.
Penelitian ini juga memetakan kondisi pajak daerah dengan mengkombinasikan
antara kapasitas pajak dan upaya pajak di Kabupaten Kebumen ke dalam empat
kuadran.
Perhitungan kapasitas pajak menggunakan model utama Lotz dan Morrs
(1970) dengan melihat pengaruh pendapatan perkapita serta variabel kontrol
sesuai dengan karakteristik pajak daerah. Upaya pajak dihitung dengan
membandingkan antara pajak aktual dengan pajak estimasi. Analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan deskriptif dan
kuantitatif Model analisis kuantitatif yang digunakan adalah model analisis
ekonometrika dengan menggunakan data seri tahun 2004-2015. Secara spesifik
penelitian ini menggunakan model One Least Square (OLS). sedangkan untuk
menjelaskan hubungan antara variabel dalam penelitian digunakan analisis
deskriptif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB perkapita dan
kontribusi sektor perdagangan terhadap PD.iU3 berpengaruh positif dan signiflkan
terhadap kapasitas pajak-pajak daerah. Se lain itu, pertumbuhan penduduk dan
kontribusi sektoral seperti sektor jasa, sektor konstruksi, sektor industri, dan
sektor keuangan juga menjadi determinan kapasitas pajak daerah. Beberapa
variabel kontrol sesuai karakteristik jenis pajak daerah seperti populasi,
kepadatan, banyaknya industri, konsumsi listrik, jumlah usaha bidang miner-al dan
tingkat hunian kamar hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas
pajak-pajak daerah. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






