Detail Cantuman

Image of Pengaruh Latihan Brain Gym Terhadap Fungsi Kognitif Pasien Pasca Stroke Iskemik di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin Bandung

Text  

Pengaruh Latihan Brain Gym Terhadap Fungsi Kognitif Pasien Pasca Stroke Iskemik di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin Bandung


Jumlah penderita stroke iskemik di dunia dan Indonesia menunjukkan
peningkatan setiap tahunnya. Salah satu dampak yang muncul pasca stroke ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007849610.730 1 Kri p/R.22.269.4Perpustakaan Pusat (REF.22. 269.4)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.730 1 Kri p/R.22.269.4
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 91 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.730 1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Jumlah penderita stroke iskemik di dunia dan Indonesia menunjukkan
    peningkatan setiap tahunnya. Salah satu dampak yang muncul pasca stroke adalah
    gangguan motorik, sensorik, dan kognitif. Gangguan kognitif dapat mengganggu
    aktivitas harian dan menurunkan kualitas hidup, sehingga diperlukan latihan brain
    gym sebagai stimulus untuk memperbaiki gangguan tersebut. Penelitian ini
    bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan brain gym terhadap fungsi kognitif
    pada pasien pasca stroke iskemik yang mengalami gangguan kognitif.

    Penelitian quasi experiment dengan desain time series ini melibatkan 42
    responden yang direkrut dari RSUP Dr.Hasan sadikin Bandung menggunakan
    consecutive sampling. Responden terbagi menjadi dua kelompok menggunakan
    random allocation (masing-masing 21 orang). Kelompok kontrol mendapatkan
    farmakoterapi dan fisioterapi, sedangkan kelompok intervensi mendapatkan
    tambahan latihan brain gym 3 kali seminggu selama 4 minggu. Evaluasi fungsi
    kognitif dilakukan pada awal minggu pertama dan setiap akhir minggu
    menggunakan Montreal Cognitive Assesment (MoCA). Data yang terkumpul
    dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial (p < 0,05).

    Kelompok intervensi menunjukkan perbaikan yang lebih signifikan dan
    konstan selama penelitian di domain eksekutif, orientasi, delayed recall, atensi,
    penamaan, abstraksi, dan bahasa. Hal ini dibuktikan dengan uji repeated ANOVA
    dan Post-Hoc yang menunjukkan nilai kurang dari 0,05. Uji homogenitas
    karakteristik responden dan uji beda pretest menunjukkan hasil tidak berbeda
    secara signifikan (p>0,05).

    Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan brain gym dalam
    memperbaiki domain eksekutif, orientasi, delayed recall, atensi, penamaan,
    abstraksi, dan bahasa pasien pasca stroke iskemik di RSUP Dr.Hasan Sadikin
    Bandung. Dengan demikian menjadi penting bagi pihak rumah sakit
    mempertimbangkan latihan brain gym sebagai bagian terapi dalam mengelola
    kerusakan fungsi kognitif pasien pasca stroke sebagai upaya meningkatkan
    kualitas hidup pasien.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi