Text
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEGIATAN PENYAPIHAN VENTILASI MEKANIK DI RUANG ICU RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Penyapihan ventilasi mekanik merupakan proses yang komplek dan
tergantung pada banyak faktor. Kegagalan penyapihan ventilasi mekanik dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007869 610.73 Est a/R.22.79.1 Perpustakaan Pusat (REF.22.79.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Est a/R.22.79.1Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xvii, 81 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Est aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Esti Dwi Anani -
Penyapihan ventilasi mekanik merupakan proses yang komplek dan
tergantung pada banyak faktor. Kegagalan penyapihan ventilasi mekanik dapat
menyebabkan durasi pemakaian ventilasi mekanik yang berkepanjangan, sehingga
dapat meningkatkan risiko terjadinya ventilator associated pneumonia CV AP),
morbiditas, mortalitas, meningkatkan biaya rumah sakit dan menurunkan kualitas
pelayanan rumah sakit. Pada tahun 2016 di ICU RSUD Prof.Dr.Margono
Soekarjo Purwokerto rata-rata kegagalan penyapihan ventilasi mekanik sebesar
20%, sehingga berdampak buruk pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk
analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan penyapihan ventilasi
mekanik di Ruang ICU RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto. Faktor
yang diteliti dalam penelitian ini adalah faktor pasien, perawat, kolaborasi dan
organisasi.
Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif analitik
dengan pendekatan cross sectional pada 47 kegiatan penyapihan ventilasi
mekanik Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik accidental sampling.
Pengukuran untuk faktor perawat menggunakan nilai ukur yang sudah divalidasi
meliputi pengetahuan, pengalaman dan kolaborasi. Sedangkan lembar observasi
meliputi pelaksanaan standar prosedur operasional penyapihan ventilasi mekanik,
kolaborasi, skor APACHE 11 pasien dan hasil penyapihan digunakan untuk
mengamati kegiatan penyapihan ventilasi mekanik.
Hasil uji bivariat menunjukan ada pengaruh pasien (0,000), perawat (0,021),
kolaborasi (0,024) dan organisasi (0,011) terhadap kegiatan penyapihan ventilasi
mekanik. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa pasien adalah faktor yang
. paling berpengaruh terhadap kegiatan penyapihan ventilasi mekanik dengan
probabilitas 87%.
Kegiatan penyapihan ventilasi mekanik di Ruang ICU RSUD
Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto dipengaruhi oleh faktor pasien, perawat,
kolaborasi dan organisasi. Perlu dukungan dan tanggungjawab perawat dan dokter
sehingga dapat menurunkan kegagalan penyapihan ventilasi mekanik.
Perawat harus lebih memperhatikan pasien terutama dengan skor APACHE 11
tinggi (2: 20) karena beresiko terjadi kegagalan penyapihan ventilasi mekanik.
Penilaian kesiapan penyapihan dilakukan setiap hari dengan pengkajian yang
tepat. Sedangkan RS perlu melakukan revisi kebijakan tentang prosedur
penyapihan ventilasi mekanik dengan lebih memperhatikan skor APACHE 11
pasien serta melanjutkan program pendidikan dan pelatihan terkait dengan
kekritisan pasien dan kolaborasi.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






