Detail Cantuman

Image of POLA KOMUNIKASI TRADISI MAROSOK DALAM BUDAYA DAGANG MINANGKABAU

Text  

POLA KOMUNIKASI TRADISI MAROSOK DALAM BUDAYA DAGANG MINANGKABAU


Samia Fadhilah, 2101020140041. Program Magister llmu Komunikasi,
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran. Penelitian ini berjudul ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007820302.2 Sam p/R.21.159.1Perpustakaan Pusat (REF 159.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Sam p/R.21.159.1
    Penerbit Fakultas Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, 175 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Sam p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Samia Fadhilah, 2101020140041. Program Magister llmu Komunikasi,
    Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran. Penelitian ini berjudul Pola
    Komunikasi Tradisi Marosok dalam Budaya Dagang Minangkabau, sebuah studi
    Etnografi Komunikasi Teritang Marosok sebagai bentuk: Komunikasi Bisnis
    Antara Pembeli Dan Penjual Hewan Temak Minangkabau Di Balai Cubadak
    Provinsi Sumatera Barat" dengan pembimbing Dr. Evie Ariadne Shinta Dewi,
    M.Pd, selaku ketua komisi pembimbing dan Dr.Agus Rahmat M.Pd, selaku
    anggota komisi pembimbing.

    Penelitian ini dimaksudkan, untuk: mengetahui pola komunikasi tradisi
    marosok dalam budaya dagang Minangkabau melalui analisis peristiwa-peristiwa
    komunikasi yang berulang, komponen-komponen komunikasi, serta pola
    hubungan antara komponen-komponen komunikasi yang ada dalam tradisi
    marosok. Pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif dengan studi etnografi
    komunikasi. Data yang diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dan
    studi dokumentasi pada 6 narasumber.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa peristiwa komunikasi yang terus
    berulang dalam tradisi marosok adalah peritiwa komunikasi yang terjadi antara
    penjual dan pembeli, antara pembeli, dan antara penjual. Setiap peristiwa dalam
    marosok memiliki kompononen situasi, partisipan, tujuan, urutan tindak, kunci,
    instrumen, norma, genre sesuai dengan yang diwariskan dari generasi kegenerasi,
    dan masih dilaksanakan, meskipun pada instrumen penggunaan bahasa non verbal
    dalam tradisi marosok sudah mulai ada yang meninggaIkanya, namun kerahasiaan
    harga masih dipertahankan dengan berbisik.

    Pola komunikasi tradisi marosok dalam budaya dagang Minangkabau
    terdiri dari beberapa pola yaitu (1) pola komunikasi antara penjual dan pembeli,
    (2) po la komunikasi antara sesama penjual (3) pola komunikasi antara sesama
    pembeli. Komunikasi sesama penjual dan pembeli menambah pengetahuan dan
    pengalaman (field of experince danfield of reference) yang kemudian dijadikan
    landasan dalam berinteraksi dan bertransaksi antara penjual dan pembeli.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi