<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55327">
 <titleInfo>
  <title>Kewenangan pertimbangan hakim dalam penjatuhan hukuman diluar materi dakwaan dan tuntutan penuntut umum pada sistem peradilan pidana dalam perspektif hukum progresif</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>R. Hasan Fikrie Almusthafa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>fakultas hukum Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 139 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putusan peradilan pidana merupakan hasil dari proses peradilan pidana, &#13;
terutama kaitannya antara surat dakwaan dan tuntutan jaksa dengan pertimbangan &#13;
hakim yang harus menimbang nilai yang ada di masyarakat. Perkembangan &#13;
kehidupan masyarakat merubah nilai, norma, dan asas dalam masyarakat sedangkan &#13;
sistem hukum Indonesia masih berdasar kepada peraturan tertulis. Pandangan &#13;
Hukum Progresif berkembang untuk menyeimbangkan penerapan hukum pidana &#13;
secara dinamis mengikuti perkembangan masyarakat yang dikembalikan kepada &#13;
asas keadilan, pada tahapan peradilan hukum progresif memberikan doronganpada &#13;
putusan hakim peradilan pidana untuk tidak lagi mempertimoangkan keputusannya &#13;
terlalu berdasar kepada dakwaan maupun tuntutan Jaksa. Pandangan hukum &#13;
progresif ini seringdisalah pahami sebagai sesuaru yang bertentangan dengan &#13;
aturan konstitusi praktik peradilan pidana oleh para akademisi juga praktisi &#13;
peradilan, dan hukum pidana di Indonesia yang selama ini melakukan skema &#13;
pernikiran clan penegakan hukum berpegang teguh kepada peraturan perundang­ &#13;
undangan secara kaku, &#13;
&#13;
Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini ialah yuridis &#13;
normatif yaitu suatu pendekatan penelitian yang menekankan kepada ilmu hukum, &#13;
penelitian kepustakaan guna memperoleh gambaran menyeluruh dan sistematis &#13;
norma hukum, asas hukum, namun disamping itu pula berusaha menelaah kaidah­ &#13;
kaidah hukum yang berlaku di dalam masyarakat, dan praktisi peradilan khususnya &#13;
hakim peradilan pidana. &#13;
&#13;
Berdasarkan kesirnpulan penulis, secara umum, kewenangan hakim untuk &#13;
mempertimbangkan punzsannya tidak terbatas kepada dakwaan dan tuntutan jaksa, &#13;
n~mun tidak juga diartikan memutus tanpa pertimbangan hukum positif Indonesia. &#13;
Oleh sebab itu, hakimdapat mendasari putusannya kepadaalasan keadilandan &#13;
kebenaran masyarakat, yang terkadang diluar materi dakwaan dan tuntutan jaksa. &#13;
Keberadaan hukum progresif membuka pandanangan praktisi hukum pidana di &#13;
Indonesia untuk menegakan hukum kembali di jalur clan tujuan yang sebenamya &#13;
tanpa terpengaruh oleh arus dan kebiasaan selama ini.</note>
 <note type="statement of responsibility">R. Hasan Fikrie Almusthafa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata Kunci: Hubungan Pertimbangan Hakim Dengan Dak</topic>
 </subject>
 <classification>345 Has k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>345 Has k/R.11.74.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007821</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.74.2)</sublocation>
    <shelfLocator>345 Has k/R.11.74.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>55327</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-19 09:26:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-31 08:56:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>