Text
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PERTANIAN MELALUI MEDIA ONLINE PADA PETANI JAHE
Ope Destrian, 210120150049, 2017, "Perilaku Pencarian Informasi
Pertanian Melalui Media .online Pada Petani Jahe: Studi Kasus Perilaku ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007824 302.2 Ope p/R.21.53.1 Perpustakaan Pusat (REF.21.53.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Ope p/R.21.53.1Penerbit Fakultas Ilmu Komunikasi : Jatinangor., 2017 Deskripsi Fisik x, 145 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Ope pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Ope Destrian -
Ope Destrian, 210120150049, 2017, "Perilaku Pencarian Informasi
Pertanian Melalui Media .online Pada Petani Jahe: Studi Kasus Perilaku Pencarian
Informasi Melalui Media online Pada Kelompok Tani Jahe Putri Mandiri Di Desa
Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kab Majalengka", Or. Uud Wahyudin, M.Si
sebagai Ketua Tim Pembimbing dan Or. Slamet Mulayana, M.I.Kom sebagai
Anggota Tim Pembimbing, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa petani jahe Putri
Mandiri membutuhkan informasi pertanian melalui media online; bagaimana pola
komunikasi yang dilakukan petani jahe putri mandiri dalam
mengimplementasikan pencarian informasi pertanian; dan peranan informasi
dalam pemecahaan masalah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu
kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Kebutuhan informasi petani
Jahe Putri Mandiri menjadikan media online sebagai pemenuhan kebutuhan
informasi dalam Pencarian Informasi Pertanian dan penanggulangan penanaman
jahe dengan sistem polyback. Penggunaan media online terse but juga didasari
dengan pengetahuan yang dimiliki, karena dalam pemanfaatan dan penggunaan
media online memiliki cara dan teknik yang berbeda dengan sumber informasi
lainnya baik tercetak maupun digital. Disamping itu, media online untuk mencari
informasi pertanian digunakan oleh pakar petani dan petani berlandaskan
kemudahan untuk dapat diakses dimana saja, dan mencari informasinya pun
cukup simple.
Kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu: Tetapi para petani / pakar merasa
seperti kurang informasi paparan dari penyuluhan dalam pengetahuan pertanian.
Sehingga ketua kelompok perlu untuk memperbaiki pola bercocok tanam jahe
melalui media online; Petani mendapatkan informasi pertanian yang dibutuhkan
melalui media online yaitu Google, Yahoo, Facebook, dan Twitter dan selanjutnya
mendapatkan bantuan dari pakar pertanian di bidang jahe gajah; Pola yang dipake
sama pakar petani awalnya ada permasalahan dengan tanaman jahe terus diskusi
sama ketua kelompok petani dan petani jahe untuk memecahkan masalahnya
begitu juga hasil dari diskusinya mengarah pada pencarian informasi pertanian
lewat media sosial facebook atau twiter di dalam akun facebook petani
jaheputrimandiri0)gmail.com terdapat forum kelompok tani jahe indonesia
dengan itu alhamdulilah masalah terselesaikan juga; Penggunaan Media online
terhadap petani sangat cocok untuk diimplementasikan tentang tanaman jahe
gajah pada Desa Putridalern, Jatitujuh, Majalengka; Informasi yang di peroleh
petani melalui media online. Selanjutnya petani mendiskusikan dengan kelompok
petani jahe di Indonesia melalui media online, setelah itu mereka
mediskusikannya lagi dalam kelompok tani jahe putri mandiri terutama yang
berkaitan dengan cara-cara penanggulangan permasalah jahe gajah. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






