Text
Kajian hukum mengenai pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah melalui subsidi pemerintah dikaitkan dengan peraturan world trade organization (WTO) dalam rangka pemanfaatan liberalisasi perdagangan internasional
KAJIAN HUKUM MENGENAI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO
KECIL DAN MENENGAH MELALUI SUBSIDI PEMERINTAH
DlKAITKAN DENGAN PERA TURAN WORLD TRADE ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007827 346.07 Rab k/R.11.280.1 Perpustakaan Pusat (REF.280.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 346.07 Rab k/R.11.280.1Penerbit fakultas hukum Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xiii, 168 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 346.07 Rab kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Rabiansyah Pratama S -
KAJIAN HUKUM MENGENAI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO
KECIL DAN MENENGAH MELALUI SUBSIDI PEMERINTAH
DlKAITKAN DENGAN PERA TURAN WORLD TRADE ORGANIZATION
(WTO) DALAM RANGKA PEMANFAATAN LIBERALISASI
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Abstrak
Rabiansyah Pratama Suryawinata
110120150043
Tujuan negara Indonesia adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat yang
adil dan makmur yang harus diwujudkan melalui pembangunan Nasional.Salah
satu cara untuk dapat menciptakan perekonomian nasional yang mandiri adalah
dengan diberdayakannya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM
merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian Indonesia
dan telah terbukti menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa
masa kritis, serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pasca krisis
ekonomi. Selain menjadi sektor usaha yang paling besar, kontribusinya terhadap
pembangunan nasional baik itu secara keuangan/pendapatan maupun dalam
menciptakan peluang kerja, peranannya terasa cukup besar.
Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis normatif empiris
yang bersifat deskriptif analitis. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.
Metode yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini adalah yuridis
kuali ta ti f.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap permasalahan tersebut,
diperoleh hasil sebagai berikut; 1. Implementasi pemerintah dalam program
pemberdayaan UMKM melalui subsidi terealisasi cukup baik dengan pengukuran
berdasarkan laporan kinerja dan capaian target per tahun hingga mencapai rata
rata 80% dari masing-masing pihak terkait seperti Kementerian Teknis,
Perbankan, dan Lembaga Penjamin dan hal ini sesuai dengan arahan dari tujuan
pemberdayaan UMKM berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008
Tentang UMKM; 2. Kedudukan subsidi sebagai salah satu instrumen yang
digunakan pemerintah dalam memanfaatkan keterbukaan perdagangan
intemasional, Pemerintah Indonesia tetap memposisikan subsidi sebagai salah
satu cara yang dianggap baik untuk dapat mengembangkan UMKM dan
menyeimbangkan kualitas produk UMKM berorientasi eksport berdasarkan
standarisasi intemasional. hal ini menjelaskan bahwa kedudukan subsidi
Indonesia terutama berkaitan dengan pemberdayaan UMKM, bukan sebagai
instrumen yang digunakan dapat menciptakan siklus persaingan tidak sehat dalam
perdagangan intemasional. Karena itu, subsidi dalam pemberdayaan UMKM
Indonesia bukan termasuk golongan subsidi yang dilarang sebagaimana yang
terkandung dalam peraturan WTO mengenai subsidi dan tindakan balasan
(Agreement on Subsidies And Countervailing Measures). -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






